Musibah Jadi Berkah, Korban Kecelakaan di Cianjur Dapat Pekerjaan

Musibah Jadi Berkah, Korban Kecelakaan di Cianjur Dapat Pekerjaan

Ikbal Selamet - detikJabar
Kamis, 30 Jul 2026 16:29 WIB
evakuasi pengendara kecelakaan tunggal
evakuasi pengendara kecelakaan tunggal (Foto: Istimewa)
Cianjur -

Malam itu, Rabu (29/7/2026), kesunyian menyelimuti Desa Mekargalih, Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur. Abdul Gani (28), seorang kuli bangunan asal Sukabumi, tengah memacu sepeda motornya bernopol B 6976 VRN menembus kegelapan Jalur Jonggol. Ia sedang dalam perjalanan pulang dari Cibitung, Bekasi, membawa kabar kurang menyenangkan, masa kontrak kerjanya baru saja berakhir.

Namun, nasib malang seolah belum cukup mengujinya. Sekitar pukul 22.06 WIB, rem motornya mendadak blong. Gani kehilangan kendali dan terjatuh dalam sebuah kecelakaan tunggal yang membuatnya terdampar di pinggir jalan yang sepi.

"Korban mengalami kecelakaan tunggal karena sepeda motornya remblong. Tidak sampai mengalami luka serius, tetapi sepeda motornya rusak sehingga tak bisa digunakan untuk melanjutkan perjalanan," ujar Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho, Kamis (30/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah keputusasaan karena lokasi kejadian yang jauh dari pemukiman warga dan jarang dilintasi kendaraan lain, Gani teringat akan layanan darurat kepolisian. Meski sempat diliputi kebimbangan, ia akhirnya memberanikan diri menekan angka 110 di ponselnya untuk meminta pertolongan.

ADVERTISEMENT

"Begitu mendapatkan laporan melalui layanan 110. Anggota Polsek Cikalongkulon langsung berangkat ke lokasi dan melihat kondisi korban," lanjut Alexander.

Polisi yang tiba di lokasi tak sekadar menolong Gani berdiri. Melihat kondisi motor yang ringsek dan tak lagi bisa dipacu, petugas segera mengevakuasi Gani beserta kendaraannya ke Mapolsek Cikalongkulon.

"Sepeda motornya juga kami bawa untuk diperbaiki," tambah Kapolres.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, terungkaplah kisah pilu di balik perjalanan Gani. Pria ini ternyata sedang berjuang mencari nafkah baru setelah kehilangan pekerjaan di Bekasi. Tak disangka, kepercayaan Gani pada layanan kepolisian justru membuka pintu rezeki yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Pihak kepolisian memutuskan untuk merekrut Gani sebagai tenaga buruh bangunan untuk menangani beberapa proyek pembangunan di lingkungan Mapolres Cianjur.

"Sebagai apresiasi atas kepercayaannya mengunakan layanan call center 110. Kami perbaiki sepeda motornya dan akan mempekerjakan Gani di Mapolres Cianjur. Untuk masyarakat Cianjur silakan gunakan layanan call center untuk melaporkan apapun, anggota Polres Cianjur akan siaga dan sigap untuk merespon setiap laporan," tegas Alexander.

Bagi Gani, insiden pahit di jalur Jonggol itu kini berubah menjadi titik balik dalam hidupnya. Rasa ragu yang sempat menyelimutinya saat hendak meminta bantuan kini berganti dengan rasa syukur yang mendalam.

"Sempat ragu mau minta tolong. Tapi karena ingat telepon 110 untuk minta bantuan, makanya saya beranikan diri untuk menghubungi call center. Alhamdulillah responnya cepat, saya sangat berterima kasih," pungkas Gani.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads