Nasib Pendidikan Anak Kasepuhan Ciptamulya Usai Kebakaran Hebat

Nasib Pendidikan Anak Kasepuhan Ciptamulya Usai Kebakaran Hebat

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Selasa, 28 Jul 2026 14:31 WIB
Kebakaran di Kampung Adat Sukabumi
Kebakaran di Kampung Adat Sukabumi (Foto: Istimewa).
Sukabumi -

Bencana kebakaran yang membumihanguskan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026), turut melumpuhkan layanan pendidikan anak usia dini setempat.

Satu unit gedung PAUD ikut rata dengan tanah bersama puluhan rumah dan lumbung padi warga.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengonfirmasi dampak kerusakan pada fasilitas pendidikan tersebut setelah meninjau lokasi bencana bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, Minggu (26/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, satu PAUD ikut terbakar," kata Herdiawan, Selasa (28/7/2026).

ADVERTISEMENT

Guna memastikan hak belajar anak-anak tidak terputus, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi kini berfokus mendata seluruh siswa dan tenaga pendidik yang terdampak.

Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema ruang belajar darurat di sekitar lokasi Kasepuhan Ciptamulya.

"Fokus utama kami saat ini adalah mendata seluruh anak dan guru yang terdampak. Kami mengupayakan tempat pembelajaran sementara agar anak-anak bisa segera kembali beraktivitas dan mendapatkan pendampingan psikososial," ujar Herdiawan.

Herdiawan menegaskan bahwa Dinas Pendidikan bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyiapkan langkah penanganan jangka panjang. Skema penanganan mencakup penyaluran bantuan stimulan, penyediaan sarana belajar baru, hingga rekonstruksi fisik gedung PAUD.

"Kita akan intervensi. Nanti ada stimulan bantuan dan diprogramkan pembangunan," tegasnya.

Ia menambahkan, koordinasi intensif terus dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan pembangunan kembali gedung PAUD dapat masuk dalam skala prioritas anggaran pemulihan pascabencana.

"Pembangunan kembali fasilitas PAUD ini akan masuk prioritas penanganan pascabencana. Kami targetkan koordinasi anggaran dan perencanaan teknisnya selesai dalam waktu dekat agar proses rekonstruksi bisa segera berjalan," tutur Herdiawan.

Data teranyar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat, musibah ini menghanguskan sedikitnya 51 rumah warga serta Imah Gede, bangunan utama yang menjadi simbol Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya.

Selain bangunan PAUD dan permukiman warga, kobaran api menghancurkan enam unit warung, tiga fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK), dua lesung, serta 49 leuit (lumbung penyimpanan padi) milik warga adat setempat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Rp 100 T Disiapkan untuk Bencana Sumatera, Purbaya: Anggaran Siap"
[Gambas:Video 20detik] (sya/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads