Akses Teras Cihampelas Dibatasi di Tengah Wacana Pembongkaran

Akses Teras Cihampelas Dibatasi di Tengah Wacana Pembongkaran

Rifat Alhamidi - detikJabar
Rabu, 22 Jul 2026 13:59 WIB
Suasana Teras Cihampelas yang kini dibatasi dari aktivitas pengunjung.
Suasana Teras Cihampelas yang kini dibatasi dari aktivitas pengunjung. (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Wacana pembongkaran Teras Cihampelas, Kota Bandung kini memasuki babak baru. Area pedestrian melayang atau skywalk itu sedang menunggu pelimpahan dari Pemkot Bandung ke Pemprov Jawa Barat sebelum usulan pembongkarannya dilaksanakan.

Di tengah wacana tersebut, ada suasana baru di Teras Cihampelas. Aksesnya ternyata telah dibatasi dan hanya beberapa area saja yang bisa didatangi pengunjung.

Pantauan detikJabar di lokasi, Rabu (22/7/2026), nyaris semua akses menuju Teras Cihampelas telah diblokir. Sejumlah tangga yang biasanya digunakan pengunjung telah ditutup menggunakan seng supaya tidak bisa dilalui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Praktis, hanya dua lokasi saja yang saat ini masih dibuka untuk pengunjung. Keduanya berada tepat di depan Fave Hotel Cihampelas, serta di depan Indomaret dekat Ciwalkt Mall Bandung.

ADVERTISEMENT

Selain tangga yang diblokir, area di Teras Cihampelas antara segmen 1 dan segmen 2 juga dibatasi. Area segmen 2 yang ditempati pada pedagang kaki lima (PKL) kuliner yang saat ini masih bertahan, masih bisa dikunjungi dan terbuka bagi siapa saja.

Sedangkan di area segmen 2, sudah diblokir dengan cara ditutup menggunakan kios para PKL. Segmen 2 ini meliputi empat ruang publik yakni zona A untuk fashion show, zona B untuk circuit race, zona C sebagai gallery untuk membaca sejarah Cihampelas, dan zona D bagian outdoor class dan drone area.

Menurut penuturan warga sekitar, pemblokiran akses menuju Teras Cihampelas sudah dilakukan sejak lama. Alasannya dilakukan untuk membatasi aktivitas segelintir orang yang kerap memanfaatkan area tersebut dari tindakan yang tidak diinginkan.

"Udah berbulan-bulan, a, ditutup. Soalnya suka dipakai pacaran terus, makanya ditutup yang di sana mah," kata Roni, salah seorang warga saat ditemui detikJabar.

Semenjak sepi dari aktivitas pengunjung, sejumlah kejadian memang tercatat di Teras Cihampelas. Mulai dari aksi pencurian lampu penerangan, hingga perbuatan tidak senonoh sejoli yang sempat viral di media sosial.

Di tengah kondisi ini, Roni menyelipkan harapann untuk masa depan Teras Cihampelas yang diwacanakan bakal dibongkar. Apapun kebijakannya, ia berharap ada perubahan signifikan, terutama bagi warga yang sehari-hari menggantungkan harapan ekonomi di sana.

"Kita mah ikut aja, mau dibongkar atau direvitalisasi itu mah pemerintah yang punya kewenangannya. Tapi mudah-mudahan, setelah itu kejadian, perekonomian terutama pedagang di sini bisa lebih membaik lagi lah," pungkasnya.



(ral/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads