Sampah Menumpuk di Bojongsoang Bandung, Camat Sentil Oknum RW

Sampah Menumpuk di Bojongsoang Bandung, Camat Sentil Oknum RW

Yug - detikJabar
Senin, 13 Jul 2026 15:56 WIB
Kondisi sampah di Jalan Raya Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2026).
Kondisi sampah di Jalan Raya Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2026). Foto: Yuga Hassani
Kabupaten Bandung -

Tumpukan sampah menggunung di Jalan Raya Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2026). Keberadaan sampah tersebut dikeluhkan warga karena kerap menimbulkan bau tidak sedap.

Pantauan detikJabar di lokasi, sampah tersebut berada di pinggir jalan raya yang berbatasan dengan Kota Bandung. Kepulan asap dari pembakaran sampah pun kerap tercium aromanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlihat sampah tersebut telah ditutupi seng di sepanjang jalan. Namun, terdapat beberapa titik yang tidak tertutup seng dan kerap dijadikan tempat membuang sampah oleh oknum warga.

Camat Bojongsoang Kankan Taufik Barnawan mengatakan, sampah tersebut dikelola oleh oknum RW. Oknum tersebut kemudian menarik pungutan kepada warga.

ADVERTISEMENT

"Nah, setelah dipungut, ternyata sampahnya itu dibuangnya ke situ (Ciganitri). Nah, itu ada sekitar kalau enggak salah 5 RW yang membuang ke situ," ujar Kankan, kepada awak media.

Kankan menilai pola pengelolaan sampah tersebut tidak ramah lingkungan. Menurutnya, saat ini pola pikir masyarakat harus berubah.

"Jadi jangan berorientasi semangat memungut uangnya saja, tetapi pengelolaan sampahnya tidak dilakukan secara ramah lingkungan," katanya.

Kankan menjelaskan, jika praktik tersebut dilakukan secara terus-menerus, akan berpotensi menjadi pidana lingkungan. Karena itu, dirinya akan memberikan edukasi secara persuasif kepada masyarakat.

"Kita edukasi terutama para pengurus di tingkat RW lah. Saya juga enggak mau tegas-tegasan secara langsung," jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, sampah tersebut telah ada sejak dirinya bertugas pada tahun 2025 lalu. Bahkan, saat pertama kali menjabat, ia langsung melakukan pembersihan secara masif.

"Terus sampah itu kembali menumpuk dari beberapa bulan yang lalu. Itu karena tidak adanya peengelolaan sampah yang baik dan hanya mengandalkan keuntungan dari pungutan sampah," ucapnya.

Dia menambahkan, sebelumnya pihaknya telah mendapatkan pelayanan pengangkutan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung. Kata dia, pengangkutan dilakukan di Desa Bojongsari dan Desa Lengkong.

"Mungkin karena tiap kecamatan banyak tumpukan sampah jadi bergilir di kecamatan lain dulu. Sehingga untuk kuota pengangkutan Bojongsoang masih belum dapat lagi. Mudah-mudahan bisa secepatnya diangkut," pungkasnya.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads