Ledakan Misterius di Toko Material Purwakarta, Satu Orang Tewas

Ledakan Misterius di Toko Material Purwakarta, Satu Orang Tewas

Dian Firmansyah - detikJabar
Minggu, 12 Jul 2026 14:03 WIB
TKP Ledakan Misterius di Purwakarta
TKP Ledakan Misterius di Purwakarta (Foto: Dian Firmansyah/detikJabar)
Purwakarta -

Ledakan hebat menghancurkan sebuah toko material di Jalan Raya Wanayasa, Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Minggu (12/07/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ini menewaskan seorang pekerja dan merusak sejumlah bangunan di sekitar lokasi.

Kerasnya dentuman dilaporkan terdengar hingga radius 6 kilometer. Selain bangunan toko yang luluh lantah, empat rumah warga dan satu masjid yang berada tepat di seberang jalan turut mengalami kerusakan, terutama pada bagian kaca yang pecah berserakan.

Seorang saksi mata, Mamad, menuturkan bahwa ledakan terjadi secara mendadak saat warga mulai memulai aktivitas pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lagi nongkrong di depan masjid, tau-tau meledak, dug! Enggak tahu bom enggak tahu apa. Rumah ada sekitar 4 sama masjid yang kacanya pecah. Ledakan terdengar sampai Wanayasa, perkiraan radius 6 kilometer," ujar Mamad di lokasi kejadian, Minggu (12/7/2026).

ADVERTISEMENT

Hingga kini, sumber ledakan masih menjadi misteri. Mamad sempat mengonfirmasi kepada pemilik toko, Ahmad, terkait keberadaan bahan berbahaya, namun pemilik memastikan tidak ada tabung gas atau bahan mudah meledak yang disimpan di sana.

"Saya enggak tau pasti, cuma nanya ke pak ahmad pemilik toko, di sana enggak ada gas, enggak tau ledakannya dari mana," tambahnya.

Saksi lain, Ade, menyebutkan bahwa korban tewas adalah pekerja toko bernama Joni. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, sesaat sebelum kejadian, Joni sedang bekerja memotong besi.

"Saya dengar dari keluarganya, Pak Joni lagi kerja, lagi gurinda besi. Tiba-tiba ada yang meledak dari dalam lubang (di toko). Pak Joni sampai terpental 3 meter," kata Ade.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka bakar serius dan cedera parah pada bagian wajah hingga meninggal dunia di tempat. Hingga Minggu siang, jasad korban belum dievakuasi dari reruntuhan bangunan karena petugas masih menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Barat untuk memastikan keamanan lokasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap telah melakukan sterilisasi dan memasang garis polisi di sekitar area terdampak. Warga dilarang mendekat demi menghindari risiko ledakan susulan.

Pihak kepolisian setempat menyatakan belum melakukan olah TKP secara menyeluruh. Petugas masih menunggu tim identifikasi dan Jibom untuk mengungkap penyebab pasti serta asal muasal ledakan tersebut. Kasus ini kini dalam penanganan intensif Polres Purwakarta.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads