Kabupaten Ciamis

Tayo Dipatuk Ular Hitam di Dekat Kandang Ayam

Dadang Hermansyah - detikJabar
Kamis, 09 Jul 2026 11:20 WIB
Ilustrasi orang dipatuk ular hitam. (Foto: Ilustrasi diolah menggunakan ChatGPT)
Ciamis -

Tayo (60), warga Dusun Sindanggirang, Desa Cipaku, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, sempat dibawa ke rumah sakit setelah dipatuk ular hitam saat memberi makan ayam. Akibat kejadian itu, tangan korban membengkak dan membiru, diduga karena bisa ular.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2026) siang. Saat itu, Tayo tengah memberi makan ayam di kandangnya. Di sela aktivitas itu, ia melihat seekor ular berwarna hitam berada di sarang ayam dan diduga hendak memangsa telur.

Korban kemudian berusaha menangkap ular tersebut menggunakan sarung plastik. Namun, upaya itu justru berujung petaka. Ular yang hendak ditangkap lepas, lalu mematuk tangan korban.

Sekretaris Desa Cipaku, Suherlin, membenarkan adanya warga yang menjadi korban gigitan ular berbisa. Menurutnya, setelah dipatuk, kondisi tangan korban langsung membengkak hingga membuat keluarga panik.

"Korban saat itu sedang memberi pakan ayam, lalu melihat ada ular hitam di sarang ayam. Diduga ular itu hendak memakan telur, sehingga korban berinisiatif menangkapnya. Tapi ular tersebut malah menggigit tangan korban," ujar Suherlin, Kamis (9/7/2026).

Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Cipaku untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, karena kondisi tangannya terus membengkak dan mulai membiru, Tayo akhirnya dirujuk ke RSUD Ciamis.

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Cipaku. Tapi karena tangannya sudah membengkak dan membiru, diduga akibat bisa ular yang mulai menyebar, akhirnya dirujuk ke RSUD Ciamis untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Menurut Suherlin, ular yang mematuk korban berwarna hitam dan diduga oleh warga merupakan jenis ular kobra. Meski demikian, jenis ular tersebut belum bisa dipastikan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik jika mengalami kejadian serupa. Menurutnya, korban gigitan ular berbisa sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis. Sebelum itu, bagian tubuh yang tergigit diupayakan untuk tidak banyak bergerak agar racun tidak cepat menyebar ke seluruh tubuh.

"Kalau ada yang digigit ular berbisa, sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Sebelum itu, bagian tubuh yang tergigit diusahakan tidak banyak bergerak atau dilakukan imobilisasi agar racun tidak cepat menyebar," jelasnya.

Sementara itu, tetangga korban, Ojo Sutarjo, mengatakan kondisi Tayo kini sudah membaik setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah dirawat selama sehari, korban akhirnya diperbolehkan pulang dan kini tengah beristirahat di rumah.

"Iya benar, kemarin dipatuk ular. Tapi alhamdulillah sekarang sudah pulang dan beristirahat di rumah," ujar Ojo saat dihubungi detikJabar, Kamis (9/7/2026).




(orb/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork