Kunci Sukses Kabupaten Bekasi Gelar SPMB 2026

Tim detikJabar - detikJabar
Senin, 06 Jul 2026 20:31 WIB
Foto: Pavel Danilyuk/Pexels
Bekasi -

Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Bekasi tahun ini berjalan mulus tanpa gejolak. Nyaris tak terdengar keluhan, baik di lapangan maupun riuh rendah protes orang tua di media sosial.

Rahasia suksesnya ternyata ada pada strategi simpel yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi, yakni memaksimalkan penggunaan ponsel pintar. Para orang tua kini tak perlu lagi pusing mencari laptop atau komputer. Cukup lewat aplikasi Bebunge, urusan daftar sekolah beres dalam genggaman.

"Alhamdulillah, karena memang niat kami dari awal itu untuk memudahkan sehingga orang tua juga mengaksesnya cukup mudah, tanpa kesulitan-kesulitan," kata Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum, dalam rilis yang diterima detikJabar, Senin (6/7/2026).

Bebunge, yang merupakan akronim dari 'Bekasi Nyambung Bae', adalah aplikasi super (super apps) resmi Pemkab Bekasi yang mengintegrasikan berbagai layanan publik. Sejak diluncurkan pada 2020, aplikasi ini telah menjadi andalan warga Bekasi untuk urusan birokrasi digital.

"Konsep utama Bebunge adalah menjadikan satu aplikasi sebagai pintu masuk seluruh layanan digital Pemerintah Kabupaten Bekasi. Jadi masyarakat tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi yang berbeda untuk setiap layanan. Cukup menggunakan satu aplikasi Bebunge, masyarakat dapat mengakses berbagai pelayanan publik sesuai kebutuhannya," ujar Bahrul.

Pada momentum SPMB 2026, fitur pendaftaran sekolah kembali disematkan ke dalam ekosistem Bebunge. Langkah integrasi ini dipilih agar masyarakat tidak perlu beradaptasi dengan platform baru setiap tahunnya.

"Jadi SPMB kami tidak membangun aplikasi baru atau aplikasi yang berdiri sendiri, tapi diintegrasikan. Jadi setelah masa SPMB selesai, masyarakat tetap menggunakan aplikasi yang sama untuk mengakses layanan publik lainnya," tuturnya.

Data dari Diskominfosantik mencatat antusiasme luar biasa. Pada hari pertama saja, tercatat 47.144 calon peserta didik mendaftar. Mereka memperebutkan 32.030 kursi yang tersebar di 56 SMP Negeri se-Kabupaten Bekasi. Hingga pendaftaran ditutup, angka pendaftar melonjak hingga 50.700 peserta.

Simak Video "Video: Detik-detik Anjloknya KA Purwojaya, 2 Gerbong Belakang Keluar Rel"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork