Kekeringan di Bojonggambir Meluas, 2.300 Warga Krisis Air

Deden Rahadian - detikJabar
Jumat, 03 Jul 2026 14:30 WIB
Warga antre untuk mendapat air di tengah kekeringan yang melandai Tasikmalaya (Foto: Istimewa).
Tasikmalaya -

Krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, kian mengkhawatirkan. Setelah sebelumnya melanda Desa Kertanegla, kini dampak kekeringan meluas hingga ke Desa Pedangkamulyan.

Kondisi ini memaksa lebih dari 2.300 warga di dua desa tersebut memutar otak demi mendapatkan air. Rinciannya, sebanyak 1.200 jiwa terdampak di Desa Kertanegla dan 1.100 jiwa di Desa Pedangkamulyan kini kesulitan memenuhi kebutuhan sanitasi harian.

Di Desa Pedangkamulyan, kekeringan mencekik tiga dusun sekaligus, yakni Awilega, Kostabaru, dan Kostasari. Sumber air warga di wilayah tersebut dilaporkan telah mengering total.

Sebelum bantuan tiba, warga terpaksa merogoh kocek untuk membeli air galon isi ulang demi kebutuhan memasak. Sementara untuk urusan mandi dan mencuci, warga harus menempuh perjalanan jauh menuju Sungai Cipalu yang berjarak lebih dari 2 kilometer.

"Untuk mencukupi kebutuhan dapur, warga terpaksa harus membeli air galon isi ulang. Mau bagaimana lagi, sumber air di dekat rumah sudah kering semua," ungkap Isak Iskandar, warga Kampung Kostasari.

Simak Video "Video: Krisis Air Bersih di Kadujajar, 2 Km Ditempuh Demi Setetes Air Bersih"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork