Kabar Internasional

Kisah 3 Saudari Berumur Seabad yang Bikin Ilmuwan Penasaran

Sarah Oktaviani Alam - detikJabar
Minggu, 28 Jun 2026 00:30 WIB
Trio Saudari di Brasil Berusia Seabad (Foto: REUTERS/Tita Barros)
Jakarta -

Apa sebenarnya yang membuat seseorang bisa hidup sehat hingga usia lebih dari 100 tahun? Pertanyaan itu telah lama menjadi teka-teki yang berusaha dipecahkan para ilmuwan di berbagai belahan dunia.

Di Brasil, jawaban atas misteri tersebut mungkin tersembunyi dalam tubuh tiga saudara perempuan kandung yang masih hidup hingga usia lebih dari satu abad.

Ketiga perempuan itu baru saja dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai trio saudara kandung tertua yang masih hidup di dunia. Melansir detikHealth, jika usia mereka digabungkan, totalnya mencapai 316 tahun.

Mereka adalah Levita de Deus Nunes yang kini berusia 109 tahun, Zoraide de Deus Mota berusia 104 tahun, dan Zulina de Deus Nunes yang telah menginjak usia 103 tahun. Ketiganya tinggal di Rio de Janeiro, Brasil, dan rekor tersebut telah diverifikasi oleh LongeviQuest, organisasi internasional yang mendokumentasikan usia manusia berumur sangat panjang (supercentenarian).

Usia luar biasa ketiga bersaudara itu kini menjadi perhatian para peneliti yang berusaha mengungkap faktor-faktor yang memungkinkan seseorang tetap sehat hingga usia sangat lanjut.

Mereka menjadi bagian dari proyek DNA Longevo, sebuah penelitian yang dipimpin pakar genetika Mayana Zatz dari Sao Paulo University. Melalui studi tersebut, para ilmuwan berupaya mengidentifikasi faktor biologis yang membuat sebagian orang mampu mempertahankan kesehatan fisik maupun fungsi kognitif meski telah memasuki usia senja.

Dalam penelitian itu, data genetik para lansia berusia 90 hingga lebih dari 100 tahun yang masih sehat dibandingkan dengan kelompok lansia yang telah mengalami penurunan fungsi fisik, gangguan kognitif, atau penyakit kronis.

"Melalui pengujian DNA, kami mencari gen pelindung, dan kami tahu ada beberapa di antaranya," kata Zatz, yang juga mengoordinasikan Pusat Penelitian Genom Manusia, seperti dikutip dari Reuters.

"Semakin banyak orang yang hidup hingga usia lebih dari 100 tahun, terutama keluarga dengan beberapa anggota keluarga yang berusia lebih dari 100 tahun, semakin akurat penelitian kita dalam mengidentifikasi mereka," lanjutnya.




(sao/dir)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork