Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akhirnya membocorkan nilai lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Nilai kontrak pengelolaan kawasan tersebut mencapai sekitar Rp 4,6 miliar per tahun.
Sebagaimana diketahui, Pemkot Bandung masih membuka lelang Kerja Sama Pengelolaan (KSP) Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Berdasarkan dokumen yang diumumkan, pemenang lelang rencananya akan ditetapkan pada 9 Juni 2026.
"Pokoknya kontrak per tahunnya Rp4,6 miliar. Kemudian bagi hasilnya antara 10 sampai 20 persen untuk pemerintah kota, terus investasi pembangunannya 100 persen oleh pemenang tender," kata Farhan, Senin (8/6/2026).
Kontrak lelang Bandung Zoo disiapkan untuk durasi 26 tahun. Menurut Farhan, nilai kontrak itu pun sudah disesuaikan dengan beberapa pertimbangan.
"Iya, nilainya lumayan besar. Karena kita mau memastikan pemanfaatan dari aset ini juga sesuai. Dan perhitungan itu sudah datang baik dari BPK maupun Kementerian Keuangan," ungkapnya.
Farhan juga menyinggung perbandingan harga tiket masuk Bandung Zoo dengan kawasan margasatwa lainnya. Sebab menurutnya, saat ini lembaga konservasi memiliki strategi tersendiri dalam mengelola bisnis masing-masing.
"Karena beberapa taman margasatwa sekarang rata-rata sudah di atas Rp 100 ribu, yang di bawah Rp 100 ribu itu tinggal Ragunan Jakarta. Tapin intinya, masing-masing punya caranya sendiri. Saya juga kurang tahu bisnisnya, jadi doakan mudah-mudahan lancar," pungkasnya.
(ral/orb)