Sejoli yang dimabuk asmara membuat onar di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat. Keduanya menerobs razia antisipasi begal hingga menabrak polisi yang bertugas.
Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Adi Wijaya mengungkap alasan sejoli tersebut berlaku nekat menerobos razia dan menabrak polisi yang bertugas.
"Mabuk berat ditambah mabuk asmara, sepasang sejoli nekat nerobos razia antisipasi begal di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, hingga sempat menabrak petugas," kata AKBP Agus Adi, Selasa (26/5/2026).
Dalam video yang diunggah di akun Instagram Polsek Metro Gambir, @polisigambir, sejoli tersebut sudah sempat diminta berhenti. Namun motor yang dikemudikan pria tersebut tetap melaju kencang.
Motor tersebut akhirnya berhenti setelah menabrak motor lain dan anggota polisi. Peristiwa itu terjadi saat polisi memeriksa sejumlah pengendara yang melintas di Jalan KH Hasyim Ashari.
Sejoli tersebut dilepaskan setelah tak ditemukan benda terlarang. Namun polisi tetap mengimbau mereka untuk berkendara dalam kondisi sadar dan bertanggung jawab.
"Setelah diamankan dan diperiksa, ternyata tidak ditemukan barang terlarang. Petugas pun menenangkan keduanya dan memberikan imbauan agar tidak berkendara dalam kondisi mabuk. Situasi aman, pasangan tersebut akhirnya dipersilakan melanjutkan perjalanan," katanya.
Agus menjelaskan operasi razia tersebut menyasar kasus narkoba, senjata tajam (sajam), tawuran, termasuk kasus 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (begal), pencurian dengan pemberatan, termasuk curanmor.
"Karena, surat pemeriksaan lengkap kami izinkan pulang. Namun kami juga memberikan kesempatan waktu agar kondisi mereka stabil dulu, setelah stabil dan normal baru kembali ke rumah dengan aman," ucapnya.
Anggota kepolisian juga meminta sejoli tersebut melapor dan memberikan bukti jika sudah tiba di rumah dalam kondisi aman.
Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini.
(jbr/yum)