Begal Marak di Jabar, Kapolda: Tindak Tegas Terukur!

Begal Marak di Jabar, Kapolda: Tindak Tegas Terukur!

Wisma Putra - detikJabar
Jumat, 17 Jul 2026 23:30 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto memberikan perhatian terkait rentetan kejadian begal yang terjadi di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Rismanto tegaskan, pihaknya akan lakukan tindakan tegas terukur bagi pelaku kriminal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jabar.

"Sebelum masuk ke Jawa Barat, alhamdulillah kami juga mencari informasi dengan melakukan riset dan survei terkait harapan masyarakat. Salah satu yang paling banyak disampaikan adalah maraknya begal. Ini menjadi komitmen kami. Karena itu kami mengumpulkan seluruh fungsi keamanan dan ketertiban masyarakat serta seluruh jajaran terkait," kata Pipit usai memimpin Apel Gelar Babinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (17/7/2026).

"Kami berharap semua pihak masyarakat di mana pun berada, saya yakin, tidak ingin tindak begal terus berulang. Untuk itu saya mengajak semuanya, termasuk yang hadir dalam apel hari ini, mari kita lakukan penanggulangan maraknya begal secara bersama-sama," ujarnya melanjutkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut polisi harus bergerak cepat, dengan tetap memegang prinsip responsif dan kolaboratif. Menurutnya, kolaborasi bukan hanya antara kepolisian dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat.

"Itulah makna kolaborasi yang kami tunjukkan melalui apel bersama hari ini. Untuk pelaksanaan tugas, seluruh harapan masyarakat insyaallah siap kami laksanakan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Disinggung apakah dia akan perintahkan anggotanya untuk tembak begal di tempat? Pipit sebut, tindakan tegas terukur.

"Jadi begini rekan-rekan semuanya, saya perintahkan anggota untuk melakukan tindakan tegas dan terukur. Namun kepolisian juga harus menghormati hak asasi setiap orang. Karena itu setiap tindakan harus dilakukan secara hati-hati dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," jelasnya.

"Apakah seseorang benar pelaku begal atau bukan, tidak bisa serta-merta disimpulkan begitu saja. Karena itu tindakan harus benar-benar proporsional. Yang kami maksud bukan sekadar tembak di tempat, melainkan tindakan tegas yang terukur dan proporsional sesuai tingkat ancaman serta situasi dan kondisi di lapangan," tambahnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, untuk bantuan dan informasinya. Bila alami gangguan Kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian.

"Polisi yang tidak merespons laporan dan informasi dari masyarakat akan kami evaluasi karena tugas kepolisian adalah merespons harapan dan informasi dari masyarakat secara cepat," pungkasnya.

(wip/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads