Isu teror sosok menyerupai pocong tengah ramai mewarnai jagat media sosial dan meresahkan warga di dua wilayah Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Sumedang, dalam beberapa hari terakhir.
Meski narasinya mirip, temuan kepolisian di dua wilayah tersebut ternyata berbeda. Berikut 4 fakta terkait kehebohan isu teror pocong di Bandung Barat dan Sumedang yang dirangkum detikJabar:
1. Ketuk Pintu Warga KBB, Polisi Turun Tangan
Di Kecamatan Padalarang dan Ngamprah, KBB, warga diresahkan oleh sosok berbalut kain kafan yang kabarnya mengetuk kaca dan pintu rumah di malam hari.
Merespons hal tersebut, Unit Reskrim Polsek Padalarang langsung bergerak mengumpulkan keterangan warga. Dugaan awal, pelaku merupakan manusia yang sengaja berniat buruk.
"Ya, kami sudah dapat informasi terkait keberadaan sosok yang disebut pocong oleh warga. Tapi laporan resmi dari warga belum ada, kami menelusuri informasi dari media sosial," kata Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat.
"Sudah, anggota sudah turun mengecek lokasi untuk penyelidikan. Sekarang masih mengumpulkan keterangan warga, keyakinan warga juga sosok itu orang yang punya niat buruk karena melakukan teror di malam hari," kata Gofur melanjutkan.
2. Isu Menyebar ke Cimahi, Siskamling Diintensifkan
Sebagai langkah antisipasi atas teror yang meresahkan ini, Polres Cimahi akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan. Warga juga didorong untuk kembali menghidupkan siskamling, mengingat desas-desus teror ini disebut sudah mulai menyebar hingga ke wilayah Cimahi.
"Tentunya patroli kepolisian akan ditingkatkan, tapi di sisi lain tentunya peran aktif masyarakat sangat diperlukan. Informasinya sosok ini meresahkan di beberapa lokasi, bahkan sudah ada info di Cimahi, silakan mengintensifkan lagi siskamling sebagai langkah antisipasi," jelas Gofur.
Simak Video "Video: PDIP Kirim Tenaga Medis-Mobil Laundry ke Bencana Tanah Longsor Jabar"
(sya/mso)