Wajah Baru Cicadas: Ratusan Lapak PKL Dibongkar demi BRT

Wajah Baru Cicadas: Ratusan Lapak PKL Dibongkar demi BRT

Rifat Alhamidi - detikJabar
Selasa, 19 Mei 2026 21:08 WIB
Pembongkaran lapak PKL Cicadas Market, Selasa (19/5/2026).
Pembongkaran lapak PKL Cicadas Market, Selasa (19/5/2026). (Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar)
Bandung -

Wajah baru di kawasan Cicadas, Kota Bandung, mulai terlihat. Ratusan lapak PKL yang sebelumnya berdiri di atas trotoar kini sudah dibongkar untuk kepentingan penataan.

Pantauan detikJabar, Selasa (19/5/2026) malam, ratusan lapak PKL di Cicadas Market seluruhnya sudah dibongkar. Proses pengangkutan pun mulai dilakukan untuk membawa puing-puing lapak PKL yang berbahan besi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang PKL di Cicadas Market yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, proses pembongkaran lapak mulai dilakukan sejak sore hari. Ia mengaku pasrah mengikuti kebijakan pemerintah tersebut.

"Tadi sore dibongkarnya, pake alat berat. Kita mah pasrah aja, A, ikutin kebijakannya mau gimana," katanya saat berbincang dengan detikJabar.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, ia berharap pemerintah segera menyiapkan solusi untuk kebutuhan hidup para PKL Cicadas Market, termasuk soal opsi ganti rugi hingga dicarikan pekerjaan baru setelah lapak dagangannya dibongkar.

"Ya mudah-mudahan lah, kita mah cuma berharap solusi-solusi itu bisa segera diwujudkan. Soalnya ke depan kita mau gimana, da jualan lagi juga udah ga bisa," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, penertiban tidak boleh berhenti hanya pada pembongkaran kios. Ia mengaku sudah menyiapkan solusi pekerjaan bagi para pedagang yang terdampak.

Sebelum penertiban dimulai, Dedi sempat berdialog dengan Koordinator PKL Cicadas, Amang Herman. Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat melakukan penataan kawasan dan membongkar kios-kios yang selama ini berdiri di atas trotoar.

"Kita sepakat untuk melakukan penataan, kios-kiosnya dibongkar dirapikan nanti saya beri solusi pekerjaan untuk pedagang kaki limanya," kata Dedi dalam keterangannya.

Menurut Dedi, persoalan utama setelah penertiban bukan sekadar membongkar bangunan liar, tetapi memastikan para pedagang tetap memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Ia menilai, solusi pekerjaan jauh lebih realistis dibanding sekadar relokasi yang selama ini tak kunjung menyelesaikan masalah PKL di Kota Bandung.

"Sekarang saya memberi solusi buat memenuhi isi perut mereka, setelah dibongkar mereka mau kemana supaya tetap punya penghasilan," ujarnya.

Penataan kawasan Cicadas ini juga disebut menjadi bagian penting dalam mendukung proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Selain itu, trotoar di kawasan tersebut nantinya akan dikembalikan sepenuhnya untuk pejalan kaki.

(iqk/iqk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads