Misi Mulia Miftahul Jannah: Bersepeda 2.800 Km Bogor hingga Aceh

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 16 Mei 2026 19:30 WIB
Miftahul Jannah (Foto: Istimewa).
Bandung -

Miftahul Jannah kembali menantang batas. Mantan atlet judo disabilitas nasional yang dikenal setelah didiskualifikasi di Asian Para Games 2018 karena mempertahankan hijabnya itu kini bersiap menjalani ekspedisi bersepeda lintas Pulau Sumatra sejauh kurang lebih 2.800 kilometer.

Perjalanan panjang tersebut bukan sekadar tantangan olahraga. Miftah membawa misi besar tentang inklusivitas, aksesibilitas, hingga pembuktian bahwa penyandang disabilitas mampu menembus batas yang selama ini dianggap mustahil.

Ekspedisi itu dijadwalkan berlangsung selama sekitar 60 hari pada Juni hingga Juli 2026. Dalam sehari, Miftah menargetkan mampu menempuh jarak 75 hingga 100 kilometer dengan didampingi tim pendukung untuk keamanan dan dokumentasi.

"Kegiatan ini adalah ekspedisi bersepeda jarak jauh lintas Sumatera yang dilakukan oleh Miftahul Jannah, seorang atlet disabilitas/netra. Program ini bukan sekadar olahraga endurance, tapi juga membawa misi sosial tentang aksesibilitas, inklusivitas, dan pemberdayaan penyandang disabilitas," kata Miftah, Jumat (15/5/2026).

Perjalanan akan dimulai dari Bogor menuju Banten, lalu menyeberang ke Lampung sebelum melintasi Sumatra Selatan, Jambi, Sumatra Barat, Sumatra Utara hingga berakhir di Aceh.

Selama perjalanan, Miftah tak hanya fokus mengayuh sepeda. Ia juga berencana melakukan kampanye sosial, bertemu masyarakat, hingga membuat dokumentasi digital di setiap daerah yang disinggahi.

"Jadi bukan hanya gowes, tetapi juga ada unsur edukasi sosial, branding, dan engagement dengan masyarakat," ujarnya.

Simak Video "Video: Upaya Pemerintah Akomodasi Penyandang Disabilitas di Dunia Kerja"


(bba/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork