Volume kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) wilayah Karawang mulai merangkak naik pada momen libur panjang (long weekend). Meski arus lalu lintas terpantau ramai, pihak kepolisian memastikan situasi di lapangan masih tetap terkendali.
Kasat Lantas Polres Karawang AKP Sudirianto mengungkapkan peningkatan volume kendaraan sudah mulai terasa sejak Kamis pagi hingga siang hari, terutama mulai dari Kilometer 48. "Pagi menjelang siang ini dapat saya laporkan khususnya saya berdiri di kilometer 48 di jalur tol Jakarta-Cikampek (Japek) 1, dapat dilaporkan situasi hari ke hari masih cukup terkendali walaupun meriah," kata Sudir, Kamis (14/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data pantauan radar di Tol Japek pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, tercatat rata-rata 5.600 kendaraan melintas setiap jamnya. Ribuan kendaraan tersebut melaju dari arah Jakarta menuju arah Transjawa dan Bandung.
"Berdasarkan pantauan radar rata-rata kendaraan melintas sekitar 5.600 perjam dari arah Jakarta menuju arah Jawa dan Bandung. Kami bersama Jasamarga juga telah melakukan upaya rekayasa dengan contraflow 1 lajur," kata dia.
Demi menjaga kelancaran arus, Satlantas Polres Karawang menerjunkan sedikitnya 66 personel yang disebar ke berbagai titik krusial, mulai dari jalur tol hingga jalur arteri Karawang.
Dari puluhan petugas tersebut, 15 personel khusus masuk ke dalam Tim Urai untuk memecah kepadatan di dalam tol. Sementara itu, 8 personel bersiaga di jalur arteri, dan sisanya berjaga di titik wisata serta area travel shop di sepanjang jalur arteri.
"Hingga siang ini, personel Satlantas Polres Karawang terus melakukan pengaturan di lapangan. Pantauan di Kilometer 48 menunjukkan laju kendaraan berada di angka 20 hingga 40 kilometer per jam," ucapnya.
Di sisi lain, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menyatakan pihaknya mendukung penuh diskresi kepolisian. Salah satunya dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 55 sampai dengan KM 65 arah Cikampek sejak pukul 08.11 WIB.
"Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas yang menuju wilayah Cikampek. Ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah peningkatan volume lalu lintas periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026," ujar Ria dalam keterangan resmi yang diterima detikJabar.
Baca juga: Fakta Baru Mayat Berjaket Biru di Karawang |
Secara keseluruhan, arus lalu lintas pada momen libur panjang kali ini masih berjalan lancar. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada dan selalu mengikuti instruksi petugas di jalur mudik.
"Secara umum arus lalu lintas masih aman dan terkendali. Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan, dan pastikan kendaraan dan fisik cukup prima," pungkasnya.
(sud/sud)
