Fakta Baru Mayat Berjaket Biru di Karawang

Fakta Baru Mayat Berjaket Biru di Karawang

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 14 Mei 2026 11:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi. (Foto: Dok.Detikcom)
Bandung -

Teka-teki di balik penemuan jasad seorang remaja berinisial AF (15) di bantaran Sungai Citarum, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, akhirnya terkuak. Korban yang ditemukan tewas pada Senin (11/5/2026) pagi itu sempat memicu asumsi liar di tengah masyarakat lantaran pakaian yang dikenakannya.

Banyak pihak yang menduga pelajar asal Batujaya tersebut merupakan anggota Viking atau bobotoh (pendukung Persib Bandung) karena ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenakan jaket berwarna biru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kronologi Penemuan dan Pamit Nobar

Kehebohan bermula saat jasad AF ditemukan warga di area sungai. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung menerjunkan tim dari Polsek Batujaya bersama Unit Identifikasi Polres Karawang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengonfirmasi penemuan jasad pelajar tersebut pada awal pekan ini.

ADVERTISEMENT

"Kami membenarkan adanya penemuan seorang mayat laki-laki yang ditemukan di Bantaran Sumai Citarum, tepatnya di wilayah Dusun, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Pada hari Senin 11 Mei 2026, sekira pukul 10.00 WIB setelah menerima laporan dari masyarakat," ujar Wildan saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (11/5/2026).

Berdasarkan penelusuran polisi, sebelum ditemukan tak bernyawa, AF diketahui sempat berpamitan kepada keluarganya pada Minggu (10/5/2026) petang. Tujuannya saat itu adalah untuk menghadiri acara nonton bareng (nobar) laga panas antara Persija Jakarta vs Persib Bandung.

Bantahan Viking Karawang soal Atribut Biru

Menanggapi isu yang telanjur beredar luas, Sesepuh Viking Karawang, Rony Bochung, akhirnya angkat bicara. Berdasarkan informasi valid yang dihimpunnya dari pihak keluarga dan rekan-rekan korban, Rony membantah tegas bahwa AF adalah bagian dari kelompok suporternya.

"Yang berkembang sekarang korban disebut bobotoh karena saat ditemukan memakai jaket biru. Padahal itu hanya jaket biasa tanpa atribut Viking atau bobotoh," kata Rony saat dihubungi detikJabar, Rabu (13/5/2026).

Rony sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang langsung menyimpulkan afiliasi suporter korban hanya bermodalkan warna jaket di lokasi penemuan.

"Kami telah memastikan tidak ada satu pun atribut yang merujuk pada kelompok suporter Viking maupun Persib Bandung yang melekat pada tubuh korban," ucap Rony menegaskan.

Korban Ternyata Pendukung Persija

Rony turut membeberkan kronologi hilangnya AF dari sudut pandang keluarga. Kekhawatiran pihak keluarga mulai memuncak lantaran korban yang berpamitan nobar itu tak kunjung pulang hingga Senin (11/5/2026) pukul 01.00 WIB dini hari.

Dalam kondisi panik, keluarga langsung bergerak melakukan pencarian, termasuk menanyakan keberadaan AF kepada salah satu kerabat yang mengaku sempat melihat korban melintas di depan rumah.

Dari proses pencarian informasi ke lingkaran pertemanan AF itulah, terungkap sebuah fakta baru yang mematahkan asumsi awal masyarakat tentang jaket biru tersebut.

"Awalnya keluarga mengira korban pergi nobar. Setelah dicari informasi lagi, termasuk ke teman-teman sebayanya, memang diketahui kalau korban ini sukanya Persija," kata dia membeberkan fakta.

(sya/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads