Kala Bill Gates Sebut Elon Musk 'Super Jahat', Ini Pemicunya

Kala Bill Gates Sebut Elon Musk 'Super Jahat', Ini Pemicunya

Aisyah Kamaliah - detikJabar
Minggu, 10 Mei 2026 21:30 WIB
Bill Gates reacts next to Indonesian President Prabowo Subianto as he attends their meeting at the Merdeka Palace in Jakarta, Indonesia, May 7, 2025. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Bill Gates. Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Jakarta -

Perseteruan antara Bill Gates dan Elon Musk kembali menjadi sorotan. Gates bahkan pernah menyebut Musk sebagai sosok yang "super jahat" dan tidak bisa dianggap "terlalu pribadi".

Pernyataan itu muncul dalam biografi CEO Tesla karya Walter Isaacson yang terbit pada 2023. Buku tersebut mengulas salah satu perseteruan miliarder paling terkenal dalam beberapa tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konflik antara Gates dan Musk bermula saat Bill Gates mengambil posisi short selling terhadap saham Tesla. Sejak itu, hubungan keduanya berkembang menjadi bentrokan terbuka terkait perubahan iklim, filantropi, hingga bantuan global.

Dalam biografi tersebut, Gates mengaku kepada Isaacson bahwa dirinya memang melakukan short selling saham Tesla. Langkah itu memicu kemarahan Elon Musk.

ADVERTISEMENT

Dalam pesan teks pribadi yang kemudian dipublikasikan, Musk menanyakan langsung kepada Gates apakah ia masih memegang posisi short selling Tesla senilai USD 500 juta.

"Maaf, saya belum menutupnya. Saya ingin membahas kemungkinan filantropi," balas Gates.

Namun, Musk langsung menolak tawaran tersebut.

"Maaf, saya tidak dapat menganggap serius filantropi Anda tentang perubahan iklim ketika Anda memiliki posisi short selling besar-besaran terhadap Tesla, perusahaan yang paling banyak berupaya untuk mengatasi perubahan iklim," demikian dilaporkan Musk menjawab.

Tak lama setelah percakapan itu, Elon Musk mengunggah meme yang mengejek penampilan Bill Gates. Momen tersebut menjadi titik balik karena perseteruan keduanya mulai bergeser dari persoalan bisnis menjadi konflik yang lebih personal dan terbuka di publik.

Dalam unggahan tahun lalu, Musk juga sempat memperingatkan bahwa Bill Gates bisa bangkrut apabila Tesla menjadi perusahaan paling bernilai di dunia. Pernyataan itu kembali memicu perdebatan terkait posisi short selling Gates terhadap perusahaan kendaraan listrik tersebut.

Posisi short atau short selling merupakan strategi pasar saham ketika investor meminjam saham yang tidak dimiliki, lalu menjualnya di pasar terbuka. Investor kemudian berupaya membeli kembali saham tersebut saat harganya turun untuk memperoleh keuntungan dari selisih harga.

Laporan mengenai perseteruan Gates dan Musk tersebut dimuat Gadgets Now pada Minggu (10/5/2026).

Artikel ini telah tayang di detikINET. Baca selengkapnya di sini.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads