Indonesia tengah mempersiapkan dua satelit nasional, yakni Nusantara Earth Observation-1 (NEO-1) dan Nusantara Equatorial IoT (NEI). Kedua satelit ini diproyeksikan memiliki spesifikasi yang lebih mutakhir dibandingkan dengan generasi pendahulunya.
Satelit-satelit tersebut akan difungsikan untuk berbagai misi strategis, meliputi observasi bumi, pemantauan wilayah maritim melalui Automatic Identification System (AIS), komunikasi satelit, hingga eksperimen teknologi.
"Indonesia sudah mampu membuat satelit sendiri dan ketiganya telah mengorbit. Satelit A1 diluncurkan pada 2007, A2 pada 2015, dan A3 pada 2016, dan ketiganya diluncurkan menggunakan roket India," ujar Perekayasa Ahli Pertama Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN, Nur Salma Yusuf Hasanah, dikutip Selasa (5/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salma memaparkan bahwa pengembangan satelit nasional terus berlanjut melalui generasi terbaru, NEO-1. Satelit ini dirancang dengan kapabilitas yang lebih unggul guna mendukung kebutuhan data nasional secara lebih akurat.
"Satelit ini dilengkapi kamera multispektral resolusi tinggi untuk observasi bumi, sensor magnetometer untuk pengukuran medan magnet, serta sistem komunikasi data. Mudah-mudahan dapat segera diluncurkan," ujarnya.
Selain itu, BRIN juga sedang mengembangkan satelit Nusantara Equatorial IoT (NEI) yang difokuskan pada sistem peringatan dini bencana. Satelit ini bertugas menghimpun data dari berbagai sensor, seperti sistem peringatan tsunami, cuaca, dan gempa bumi. Di samping itu, satelit ini juga mendukung komunikasi kebencanaan serta pemantauan aktivitas maritim dan penerbangan.
"Satelit ini akan dirancang dalam bentuk konstelasi. Tujuannya untuk memantau wilayah Indonesia secara waktu nyata tanpa jeda. Harapannya, terdapat sekitar 10 satelit yang mengorbit di wilayah ekuatorial," tuturnya.
Dalam operasionalnya, seluruh satelit tersebut didukung oleh stasiun bumi yang berfungsi sebagai pusat kendali dan komunikasi antara operator di darat dengan satelit yang berada di orbit.
Artikel ini sudah tayang di detikInet, baca selengkapnya di sini.
(mso/mso)
