Lembur Kaheman Polresta Bandung Jadi yang Terbaik se-Jabar

Lembur Kaheman Polresta Bandung Jadi yang Terbaik se-Jabar

Yuga Hassani - detikJabar
Selasa, 05 Mei 2026 21:40 WIB
Suasana Pos Terpadu Lembur Kaheman Kilometer 36 Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung.
Lembur Kaheman Pos Terpadu Polresta Bandung (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Kabupaten Bandung -

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran lalu, kehadiran sebuah pos pengamanan di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, justru menghadirkan suasana yang berbeda. Bukan sekadar tenda atau bangunan darurat, pos ini berdiri dengan sentuhan tradisional, berdinding bambu, berderet seperti perkampungan kecil yang hangat dan bersahaja.

Namanya Lembur Kaheman. Terletak di Kilometer 36 Jalan Raya Nagreg, pos terpadu milik Polresta Bandung ini menjadi oase bagi para pemudik yang kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.

Dibangun saat Operasi Ketupat Lodaya 2026 lalu, Lembur Kaheman bukan hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan. Lebih dari itu, ia menjelma menjadi ruang istirahat yang nyaman, sekaligus ruang interaksi yang hangat antara aparat dan masyarakat. Deretan bangunan bambu dengan nuansa khas Sunda sengaja dihadirkan untuk menciptakan rasa akrab, seolah pulang ke kampung halaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsep ini rupanya tak hanya memikat hati para pemudik, tetapi juga mendapat apresiasi dari jajaran kepolisian. Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jawa Barat menobatkan Lembur Kaheman sebagai pos terpadu terbaik di Jawa Barat, dengan nilai tertinggi, 94 poin.

ADVERTISEMENT

Penilaian dilakukan selama 13 hingga 25 Maret 2026, melibatkan tim dari Itwasda, Biro SDM, dan Bidhumas. Berbagai aspek diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kesiapan personel, sarana prasarana, hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Penilaian ini menjadi tolak ukur kesiapan personel, sarana prasarana, serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat agar berjalan aman, tertib, dan lancar," ujar Inspektur Pengawasan Daerah Polda Jabar, Kombes Benny Subandi, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, Polresta Bandung unggul karena mampu menjaga konsistensi di berbagai aspek, termasuk inovasi di lapangan serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

"Dari total 7 aspek dengan 56 indikator, mereka mampu menjaga performa tinggi, baik dari sisi teknis maupun inovasi di lapangan," ungkapnya.

Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono saat mendapatkan penghargaanKapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono saat mendapatkan penghargaan Foto: Istimewa

Tak hanya itu, pemanfaatan media sosial juga menjadi nilai tambah. Informasi yang cepat dan transparan dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik di tengah padatnya arus mudik.

Di balik capaian tersebut, Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajarannya.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama Operasi Ketupat Lodaya 2026," ujarnya.

Lebih dari sekadar fasilitas, Lembur Kaheman dibangun dengan filosofi budaya Sunda, menghadirkan kembali nilai-nilai kekeluargaan dan kedekatan. Personel yang berjaga pun mengenakan udeng, simbol identitas lokal, sebagai pengingat akan akar budaya yang tetap dijaga.

"Tujuannya, pertama agar lebih dekat lagi masyarakat dengan polisi. Kedua mengingatkan kita semua bahwa ini adalah budaya leluhur yang harus kita lestarikan," kata Aldi.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads