Aksi May Day 2026, Massa Bakar Ban di Depan DPRD Jabar

Tim detikJabar - detikJabar
Jumat, 01 Mei 2026 18:40 WIB
Demo di depan gedung DPRD Jawa Barat, Jumat, 1 Mei 2026. (Foto: detikJabar)
Bandung -

Ratusan mahasiswa menggelar aksi May Day 2026 di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Dalam aksi ini, mereka menyuarakan kesejahteraan buruh di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Aspirasi yang dibawa sekelompok mahasiswa dari beragam almamater ini berlangsung pada Jumat (1/5/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Aksi tersebut sempat menutup Jalan Diponegoro, sehingga pihak kepolisian dan Dishub Kota Bandung melakukan penjagaan lalu lintas.

Di lokasi, massa sempat membakar ban bekas dan sampah. Gerbang DPRD Jawa Barat yang telah dipasangi kawat berduri dan dikunci rapat pun menjadi sasaran vandalisme serta pemasangan spanduk dan poster tuntutan.

Salah satu perwakilan massa aksi dari Universitas Muhammadiyah Bandung, Dika, mengatakan aksi ini digelar untuk buruh di seluruh Indonesia.

"Dalam rangka tentunya kawan-kawan juga tahu, setiap tahunnya tanggal 1 ini ditetapkan hari buruh, hari di mana nafas dan perjuangan para buruh ini tidak akan pernah usai dan tentunya setiap tahun ini pasti ada tuntutan-tuntutan untuk menyejahterakan buruh," kata Dika.

Dalam aksi tersebut, mereka membawa tujuh tuntutan utama. "Pertama, sahkan Undang-undang Ketenagakerjaan yang baru, kedua, hapus outsourcing dan rezim upah murah, ketiga, stop PHK massal dan kendalikan impor," ujarnya.

"Keempat, reformasi pajak, naikkan PTKP dan hapus pajak THR, kelima, segera sahkan RUU PPRT, keenam, sahkan RUU perampasan aset dan terakhir, turunkan biaya aplikasi ojol menjadi 10%," tambahnya.

Dika berharap melalui aksi ini, buruh di seluruh Indonesia bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak.

"Seperti kawan-kawan yang ketahui dari tahun ke tahun, kita tidak lelah menunjukkan aksi kita. Tidak lelah menunjukkan aspirasi kita kepada dewan terhormat ini. Harapannya mungkin tidak hanya didengar, harapannya tidak ditulis dengan rapih, harapannya tidak diketik dengan sangat-sangat indah. Namun saya harap itu ada tindak lanjutnya dan memang saya berdiri di sini atas nama Bapak saya sendiri seorang buruh, Bapak Hartono dan saya harap DPR mendengar aspirasi saya, DPR mendengar aspirasi kita sebagai buruh-buruh dan mahasiswa," pungkasnya.




(iqk/iqk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork