Tugas utama petugas pemadam kebakaran (Damkar) memang memadamkan api. Namun saat ini, peran Damkar telah meluas ke berbagai aksi bantuan kemanusiaan lainnya. Dari sekian banyak laporan yang masuk, beberapa di antaranya merupakan kejadian unik yang bagi sebagian orang mungkin dianggap sederhana atau "receh".
Meski demikian, petugas Damkar tidak pernah setengah hati dalam menjalankan tugas. Apapun laporan yang masuk, mereka tetap sigap dan tulus membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Seperti laporan unik yang diterima Damkar Ciamis kali ini. Biasanya Damkar Ciamis menerima laporan adanya ular king kobra atau ular sanca masuk rumah, tapi kali ini yang dievakuasi adalah mangsa dari hewan berbisa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga meminta bantuan untuk mengevakuasi seekor katak yang masuk ke dalam rumah di Perum Griya Galuh Asri, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Meski laporan itu datang pada malam hari, petugas Damkar Ciamis langsung merespons laporan tersebut.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat membenarkan adanya laporan warga meminta bantuan untuk mengevakuasi seekor katak.
"Laporan itu diterima Senin (27/4) sekitar setengah 10 malam. Meski meminta bantuan evakuasi katak, kami respons dengan datang langsung ke lokasi," ujar Budi kepada detikJabar, Rabu (29/4/2026).
Budi menjelaskan, awal mula katak tersebut diketahui oleh penghuni rumah, seorang perempuan, yang sudah cukup lama berada di kontrakannya. Posisi katak tersebut berada tepat di bawah wastafel.
"Pelapor sempat meminta bantuan kepada temannya untuk mengevakuasinya, tapi sama takut juga dan tidak ada yang berani," ungkap Budi.
Lantaran tidak ada yang berani menyentuh hewan tersebut, penghuni rumah akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan ke Mako Damkar Ciamis. Tak butuh waktu lama, petugas langsung mengevakuasi katak dengan nama latin Anura itu.
Budi menyebut, aksi sederhana ini mungkin terlihat sepele bagi sebagian orang. Namun bagi warga yang sedang mengalami kesulitan atau ketakutan, bantuan tersebut sangatlah berarti. Hal ini membuktikan bahwa petugas pemadam kebakaran bukan hanya menjadi pahlawan saat api membara, tetapi juga hadir dalam kesulitan harian warga.
"Bagi warga yang membutuhkan, bantuan seperti ini sangat berarti. Ini juga membuktikan petugas pemadam kebakaran tidak hanya hadir saat terjadi kebakaran, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam kesulitan sehari-hari," kata Budi Rahmat.
(dir/dir)
