Cara Unik Jemaah Haji di Tasikmalaya Tandai Koper

Cara Unik Jemaah Haji di Tasikmalaya Tandai Koper

Deden Rahadian - detikJabar
Selasa, 28 Apr 2026 11:00 WIB
Koper para jemaah haji di Tasikmalaya.
Koper para jemaah haji di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikJabar)
Tasikmalaya -

Pemandangan unik terlihat saat pengumpulan koper jemaah calon haji asal Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (28/4/2026). Bertempat di halaman Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tasikmalaya, ratusan koper mulai didata.

Demi menghindari tertukar di Tanah Suci, para jemaah menandai koper mereka dengan cara unik. Koper dipasang aksesori mulai dari pita warna-warni, anyaman tali, kerudung, hingga aksesori rambut bernuansa bunga melilit di gagang koper. Beberapa koper bahkan ditandai ikat rambut berukuran besar agar mudah dikenali dari jauh.

"Saya sengaja tandai koper pake tambahan kain dan ikat rambut agak besar. Biar saya tau 'oh, itu koper saya'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

. Penting gak nyeleneh aja," kata Aan, salah satu jemaah calon haji.

ADVERTISEMENT

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Tasikmalaya, Iin Ufairoh, menyebut cara ini merupakan inisiatif jemaah sendiri agar tidak kebingungan saat pengambilan bagasi di Arab Saudi. Tanda yang disematkan pada koper masih terbilang wajar dan tidak dilarang.

"Jadi jemaah itu punya cara unik tandai kopernya. Ada yang pakai pita, ada juga aksesori lain. Ini memudahkan mereka mengenali koper miliknya saat tiba di Tanah Suci," ujar Iin Ufairoh kepada detikJabar, Selasa (28/4).

Sehari jelang keberangkatan, sebanyak 445 koper milik jemaah calon haji kloter 11 dikumpulkan. Koper-koper itu kemudian diangkut menggunakan truk menuju Asrama Haji Indramayu sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.

Iin menjelaskan, penandaan koper menjadi penting karena model dan warna koper jemaah haji sering kali seragam.

"Jadi itukan kebanyakanya ada yang lansia jadi biar mereka ingat kopernya," jelasnya.

Sebanyak 445 jemaah asal Kabupaten Tasikmalaya akan diberangkatkan Rabu, 29 April 2026. Mereka tergabung dalam kloter 11. Dari ratusan jemaah itu, tercatat jemaah tertua berusia hampir 100 tahun asal Karangnunggal, sementara jemaah termuda adalah seorang perempuan berusia 19 tahun.

Total jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya tahun ini mencapai 640 orang. Jumlah ini turun lebih dari 60 persen dibanding kuota awal sebelum penyesuaian yang mencapai 1.400 jemaah.

"Untuk tahun ini memang ada penyesuaian kuota. Tasikmalaya alhamdulillah dapat 640 jemaah. Asalnya memang 300an setelah penyesuaian kan. Kemudian berkat semua kita berupaya maka jemaah naik lagi jadi 640an," kata Iin.

Ratusan jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam tiga kloter. Kloter 11 menjadi rombongan terbesar dengan 445 jemaah dan berangkat paling awal.

Selanjutnya, 179 jemaah akan bergabung di kloter 29. Terakhir, 15 jemaah masuk kloter 35. Seluruh jemaah telah menjalani manasik dan pemeriksaan kesehatan sebelum pemberangkatan.

Iin Ufairoh berpesan agar jemaah menjaga kesehatan dan kekompakan selama di Tanah Suci. "Fokus ibadah. Semoga menjadi haji mabrur mabruroh," tutupnya.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads