Kabar Regional

Rangkuman Kasus Teror Molotov di Rumah Kades Hoho Banjarnegara

Tim detikJateng - detikJabar
Jumat, 24 Apr 2026 11:43 WIB
Kades Hoho Alkaf (Foto: dok. Polres Banjarnegara)
Banjarnegara -

Suasana tenang di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, mendadak berubah mencekam pada Kamis dini hari (23/4/2026). Sebuah aksi teror menyasar kediaman Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Hoho Alkaf.

Satu unit mobil mewah Honda Civic Turbo miliknya yang terparkir di garasi hangus dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) tepat sebelum kumandang azan Subuh. Sang Kades, yang dikenal memiliki ciri khas penampilan nyentrik, kini harus menghadapi kenyataan kendaraannya rusak hingga tidak dapat digunakan lagi akibat amukan api.

Berikut rangkuman insiden teror molotov di rumah Kades Hoho yang dikutip detikJabar dari pemberitaan detikJateng, Jumat (23/4/2026).

Muncul Kobaran Api di Garasi

Insiden ini berlangsung sangat cepat saat situasi rumah mulai sepi setelah tuan rumah dan warga selesai berkumpul.

  • Waktu Kejadian: Api mulai terlihat berkobar sekitar pukul 04.10 WIB hingga 04.15 WIB.
  • Aktivitas Korban: Hoho Alkaf mengaku belum tidur karena baru saja selesai begadang bersama warga hingga dini hari. Ia sempat masuk ke kamar anaknya sesaat sebelum peristiwa terjadi.
  • Suara Ledakan: Tak lama setelah masuk ke dalam rumah, terdengar suara mencurigakan yang disusul dengan munculnya kobaran api besar dari arah garasi.
  • Upaya Pemadaman: Hoho segera lari keluar dan mendapati api sudah menyambar hingga bagian atap garasi. Bersama istrinya, ia mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum warga lain berdatangan setelah salat Subuh.

"Saya lari keluar, api sudah sampai atas, besar sekali. Mobil itu sudah terbakar. Itu mobil Civic Turbo saya, habis terbakar. Tidak bisa dipakai lagi," ujar Hoho.

Mobil civic putih milik Kades Hoho yang terbakar di rumahnya, Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (23/4/2026). (Foto: Dok. Hoho Alkaf)

Cairan Tiner dan Bom Molotov

Berdasarkan pengamatan di lokasi kejadian dan rekaman CCTV, serangan ini diduga dilakukan dengan persiapan yang matang untuk memastikan api menjalar dengan cepat.

  • Penggunaan Cairan Pemicu: Pelaku diduga menyiramkan cairan jenis tiner ke seluruh bodi mobil sebelum menyulutnya dengan api.
  • Pelemparan Molotov: Selain tiner, ditemukan indikasi penggunaan botol berisi bahan bakar (bom molotov) yang dilempar ke arah kendaraan.
  • Dampak Kerusakan: Foto di lokasi menunjukkan bodi mobil berwarna putih tersebut gosong pada bagian samping dekat spion dan pintu depan sisi kiri.

"Sepertinya mobil sudah disiram tiner dulu, terus dilempar seperti bom molotov. Jadi apinya langsung besar. Soalnya saya lihat itu mobil sudah berlumur tiner," tutur Hoho.



Simak Video "Video: Satu Buronan Anggota GRIB yang Bakar Mobil Polisi di Depok Ditangkap"


(bbp/bbp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork