Pemkab Sukabumi Targetkan Bebas Kawasan Kumuh Pada 2027

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Rabu, 22 Apr 2026 21:15 WIB
Alun-alun Pelabuhanratu Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah tancap gas membenahi wajah permukiman di wilayahnya. Tak main-main, kawasan kumuh di Kabupaten Sukabumi ditargetkan hilang sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang.

Target ini diproyeksikan tercapai lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengungkapkan bahwa percepatan ini bukan tanpa alasan.

Ia menyebut pihaknya tengah mengandalkan inovasi yang diberi nama Gerbang Pesona Bumi untuk mengejar target tersebut. Secara harfiah, Gerbang Pesona Bumi merupakan akronim dari Gerakan Bangun Percepatan Ekosistem Hunian melalui Sinergi Organisasi, Kemitraan, dan Marketing Publik yang Inovatif di Kabupaten Sukabumi.

Inovasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga merambah pada penguatan ekonomi warga serta penggunaan skema pembiayaan kreatif agar pembangunan tidak jalan di tempat.

"Ini lebih cepat dari target. Semua itu dilakukan lewat Gerbang Pesona Bumi," ujar Sendi saat memberikan keterangan di sela pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, meminta agar penyusunan dokumen RP3KP ini dilakukan secara serius dan melibatkan masukan dari seluruh pihak terkait.

Ade ingin agar dokumen baseline ini benar-benar objektif dan komprehensif, mengingat dokumen tersebut akan menjadi kompas pembangunan hunian di Sukabumi dalam jangka panjang.

Ade mewanti-wanti agar semua unsur yang terlibat memberikan kontribusi pemikiran terbaik mereka. Menurutnya, dokumen yang kuat akan melahirkan eksekusi lapangan yang mumpuni, sehingga hunian layak bagi masyarakat bisa segera terwujud. "Beri masukan terbaiknya agar menghasilkan dokumen terbaik," tegas Ade di hadapan para peserta rapat.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Sukabumi berharap penataan kawasan kumuh tidak lagi menjadi masalah klasik yang berlarut-larut.

Fokus pada kemitraan dan marketing publik inovatif dalam Gerbang Pesona Bumi diharapkan menjadi kunci utama agar ekosistem hunian di Kabupaten Sukabumi menjadi lebih manusiawi dan tertata rapi dalam waktu singkat.




(iqk/iqk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork