Tren Makanan Viral yang Digandrungi Generasi Z di 2026

Tren Makanan Viral yang Digandrungi Generasi Z di 2026

Fauzan Muhammad - detikJabar
Rabu, 22 Apr 2026 13:00 WIB
sajian hybrid taco dan sushi
sajian hybrid taco dan sushi. Foto: Rocket News24
Bandung -

Pilihan makanan Generasi Z kini bukan lagi sekadar tempat mengisi perut, melainkan panggung konten digital. Saat ini, algoritma menentukan apa yang akan dimakan, Gen Z berhasil mengubah industri kuliner menjadi ladang inovasi yang memadukan rasa ekstrem dengan kesadaran lingkungan.

Bagi Generasi Z, makanan adalah bentuk ekspresi diri dan identitas sosial. Tidak seperti generasi sebelumnya yang mungkin memilih restoran berdasarkan ulasan kritikus atau kenyamanan tempat, Gen Z menjadikan media sosial sebagai kompas kuliner mereka. Fenomena ini menciptakan siklus tren yang sangat cepat atau fast-paced food trends.

Tren makanan saat ini sangat bergantung pada aspek visual dan sensasi saat makanan tersebut berinteraksi dengan kamera. Istilah food porn telah bergeser menjadi food experience. Kecepatan informasi membuat sebuah hidangan bisa viral dalam semalam di satu belahan dunia dan langsung diadaptasi di negara lain dalam hitungan hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mari mengintip daftar makanan yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga wajib masuk ke dalam feed media sosial.

1. Jajanan Viral & Estetik

Gen Z sangat menyukai makanan yang memiliki nilai hiburan (snackable experience). Makanan yang memiliki elemen kejutan saat dibuka atau cara makan yang tidak biasa akan lebih cepat mendapatkan engagement tinggi.

ADVERTISEMENT

Tiramisu Sodok: Mengubah cara makan hidangan klasik Italia menjadi sebuah aktivitas yang seru. Dengan menyodok wadah tiramisu hingga krimnya meluap, tercipta kepuasan visual yang sangat disukai untuk konten media sosial.

Donat Mochi & Giant Mochi: Perpaduan tekstur kenyal khas Jepang dan bentuk donat yang lucu menjadikannya primadona di platform video pendek. Tekstur chewy ini memberikan kepuasan tersendiri secara sensorik.

Sushi Taco: Inovasi fusion yang menggabungkan kemewahan sushi dengan format taco yang renyah. Selain praktis dimakan, tampilannya yang berwarna-warni sangat fotogenik.

Crispy Cheese Bombs: Bola keju goreng ini adalah bintangnya konten ASMR. Suara renyah saat digigit yang diikuti dengan visual ledakan keju meleleh di dalamnya menciptakan efek ketagihan bagi penonton di layar ponsel.

2. Fusion Cita Rasa Unik

Generasi ini cenderung mencari pengalaman rasa baru yang berani. Mereka menyukai profil rasa yang kompleks, terutama perpaduan pedas, gurih (umami), dan sentuhan manis yang tak terduga.

Cidog (Aci Endog) & Cimol Bojot: Bukti bahwa makanan tradisional bisa tetap relevan. Olahan aci khas Sunda dengan bumbu pedas daun jeruk yang melimpah tetap digemari karena harganya yang terjangkau, rasanya yang nagih, dan tingkat kepedasan yang menantang.

Hot Honey (Madu Pedas): Saus ini menjadi simbol keberanian Gen Z dalam mencampur rasa. Madu yang dicampur cabai kini banyak dijadikan topping pizza, ayam goreng, hingga camilan manis-pedas yang memberikan dimensi rasa baru.

Dimsum Mentai & Keju Lumer: Modifikasi dimsum tradisional dengan saus creamy kekinian menunjukkan bagaimana Gen Z suka menggabungkan kenyamanan makanan Asia dengan selera modern yang kaya lemak dan rasa gurih.

3. Tren Gaya Hidup Sehat

Meski menyukai jajanan viral, Gen Z juga merupakan generasi yang paling sadar akan apa yang mereka masukkan ke dalam tubuh. Mereka lebih selektif terhadap kualitas bahan baku dan transparansi produksi.

Plant-Based 2.0: Makanan berbasis nabati kini naik kelas. Bukan lagi sekadar makanan diet yang hambar, plant-based masa kini dikemas lebih lezat, modern, dan bahkan memiliki tekstur yang sangat mirip dengan daging asli.

Hyper-Local Food: Ada kebanggaan tersendiri saat mengonsumsi makanan lokal. Hidangan tradisional seperti Nasi Padang atau Rawon kini banyak disajikan dengan tampilan yang lebih modern, porsi yang terukur, dan standar higienis yang tinggi untuk menarik minat kaum urban.

Smoothie Bowls & Makanan Non-MSG: Kesadaran akan kesehatan mental dan fisik meningkat pasca-pandemi. Gen Z mulai memperhatikan nilai gizi, kebersihan kemasan, dan menghindari penyedap rasa berlebihan untuk menjaga kebugaran jangka panjang.

4. Minuman Creamy & Fungsional

Minuman bukan lagi sekadar penghilang dahaga, melainkan aksesori gaya hidup yang harus terlihat indah di genggaman tangan.

Matcha & Kopi Fusion: Minuman dengan tekstur creamy dan lapisan warna-warni (gradient) sangat populer karena estetikanya. Matcha, khususnya, digemari karena dianggap sebagai alternatif kafein yang lebih sehat dibandingkan kopi hitam biasa.

Es Kopi Susu Gula Aren: Meski tren datang dan pergi, minuman ini tetap menjadi minuman harian bagi Gen Z. Inovasi terus dilakukan dengan menambahkan topping unik seperti biskuit Regal yang dihancurkan atau jelly dengan berbagai rasa untuk memberikan tekstur tambahan.

Fenomena makanan Gen Z menunjukkan bahwa kuliner telah berevolusi menjadi sebuah ekosistem komunikasi. Makanan harus memenuhi tiga syarat utama untuk bisa bertahan di era digital, yakni Visual yang kuat, Rasa yang berani, dan Nilai yang diusung.

Bagi pelaku industri kuliner, kunci untuk memenangkan hati Generasi Z adalah dengan terus bergerak lincah mengikuti tren media sosial tanpa melupakan aspek kualitas dan keberlanjutan. Pada akhirnya, makanan yang paling digandrungi adalah makanan yang mampu bercerita baik melalui lensa kamera maupun melalui lidah para penikmatnya.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads