Viral 2 Siswa SMP di Cianjur Dianiaya Belasan Remaja

Viral 2 Siswa SMP di Cianjur Dianiaya Belasan Remaja

Ikbal Selamet - detikJabar
Jumat, 17 Apr 2026 13:51 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Cianjur -

Viral aksi penganiayaan terhadap dua pelajar SMP di Kabupaten Cianjur oleh belasan remaja. Korban mengalami luka memar dan pusing usai dipukul di bagian kepala belakang. Polisi pun turun tangan menyelidiki aksi penganiayaan tersebut.

Informasi yang dihimpun detikJabar, aksi penganiayaan itu terjadi pada Senin (13/4/2026) siang di belakang salah satu klinik di wilayah Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video berdurasi 29 detik yang beredar di media sosial itu terlihat para pelaku mencekik hingga memukuli kedua korban yang merupakan siswa salah satu SMP di Cianjur. Bahkan, aksi pemukulan itu dilakukan di depan siswa SD yang baru saja pulang sekolah.

Erni Yuniarsih (35), orang tua salah satu korban, mengatakan sebelum kejadian, anaknya dihubungi temannya untuk datang ke lokasi sekaligus menjemput saudaranya. Ditemani rekannya, korban pun datang tanpa rasa curiga.

ADVERTISEMENT

Namun, setibanya di lokasi, ternyata teman dan saudaranya sudah dikepung oleh belasan remaja.

"Begitu mendekat, salah seorang remaja yang katanya sudah tingkat SMA menantang anak saya untuk berkelahi," ujar Erni, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, sang anak sempat menolak perkelahian tersebut. Namun, tiba-tiba para pelaku justru melakukan aksi penganiayaan.

"Anak saya bilang dia tidak bisa berkelahi, dan tujuannya hanya mau menjemput keponakan. Tapi tiba-tiba ditampar dan dipukul kepala bagian belakang. Kemudian saudaranya juga dipukul sambil didorong badannya ke tembok," jelasnya.

Dia menyebut setelah kejadian, kedua korban langsung pulang dan mengadu kepada orang tuanya.

"Saat itu saya tanya, ada masalah sebelumnya atau tidak. Dan ternyata anak saya tidak kenal dengan para pelaku. Jadi tanpa alasan menganiaya anak saya. Aksi itu juga dilakukan di depan siswa SD yang baru pulang sekolah dan kebetulan ada di lokasi," kata Erni.

Menurutnya, aksi penganiayaan itu sudah dilaporkan ke Polres Cianjur. "Sudah laporan resmi. Tadi malam juga kami dimintai keterangan. Kami berharap pelaku diproses hukum, karena anak saya sampai sekarang pusing-pusing usai kepala belakangnya dipukul," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Fajri Amelia Putra, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan resmi dari korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Laporan sudah kami terima. Saat ini sedang didalami dan diproses lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku. Secepatnya kami amankan mereka dan mengungkap motifnya," pungkasnya.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads