Santri Bernama Ganteng Hilang Saat Berangkat ke Ponpes di Sukabumi

Santri Bernama Ganteng Hilang Saat Berangkat ke Ponpes di Sukabumi

Siti Fatimah - detikJabar
Kamis, 16 Apr 2026 15:48 WIB
Ganteng Prawija, santri Sukabumi yang hilang
Ganteng Prawija, santri Sukabumi yang hilang (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Seorang santri berusia 14 tahun dilaporkan hilang setelah pamit berangkat ke pondok pesantren di Kota Sukabumi. Hingga kini, keberadaannya belum diketahui dan keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Remaja tersebut diketahui bernama Ganteng Prawijaya Pamungkas (14), warga Jalan Koramil, Kampung Purwasari RT 01/02, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Ia merupakan anak ke sepuluh dari pasangan suami istri Acep Solahudin dan Imas Suryati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putra Dwi Pangga selaku kakak kandung Ateung (sapaan akrab Ganteng) mengatakan, adiknya terakhir terlihat pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.51 WIB saat meninggalkan rumah menuju Pondok Pesantren Syamsul'Ulum di Jalan Bhayangkara No.33, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Dia mengatakan anaknya berangkat seorang diri menggunakan kendaraan umum dan membawa telepon genggam. Saat akan berangkat ke pondok, keluarga sempat merekam video.

ADVERTISEMENT

Dalam video yang diterima detikJabar, terlihat santri tersebut mengenakan kemeja coklat, peci hitam dan menggendong tas berwarna hitam. Ia juga sempat bersalaman dan berpamitan.

"Adik saya pamit berangkat ke pesantren, naik kendaraan umum. Bawa handphone juga," kata Putra saat dikonfirmasi detikJabar, Kamis (16/4/2026).

Namun, pada Rabu, 15 April 2026, pihak pesantren mengonfirmasi bahwa Ateung tidak pernah tiba di asrama atau kobong. Keluarga kemudian berupaya mencari informasi ke teman-teman korban, tetapi tidak membuahkan hasil.

"Dari pihak kobong mengonfirmasi tanggal 15 April bahwa dia tidak ada. Sudah dicari ke teman-temannya, tidak tahu," ujarnya.

Putra menjelaskan, bahwa adiknya merupakan anak bungsu dari 10 bersaudara dan memiliki sifat pendiam.

"Dia pendiam, tidak akan ngobrol kalau tidak kenal," katanya.

Sementara itu, Dede Nurdin selaku perwakilan dari Pondok Pesantren membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan, proses pencarian masih dilakukan pihak keluarga dan pondok pesantren.

"Sementara sedang ikhtiar dari internal keluarga dan pesantren, jadi masih dalam pencarian," kata Dede.

Saat ini, laporan orang hilang telah disampaikan ke pihak kepolisian. Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban dapat segera melapor.

Keluarga membuka kontak di nomor 085721074462 dan 085817310019 bagi siapa pun yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan Ateung. Adapun ciri-ciri Ateung menggunakan kemeja coklat dan peci berwarna hitam.

Ketemu dan Kondisi Syok

Kabar hilangnya santri berusia 14 tahun asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, akhirnya berujung lega. Setelah empat hari dinyatakan hilang, santri bernama Ganteng Prawijaya Pamungkas ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah masjid di wilayah Sundawenang.

"Anaknya sudah ketemu, alhamdulillah. Di masjid daerah Sundawenang," ujar kakak Ganteng atau yang akrab disapa Ateung, Putra Dwi Pangga kepada detikJabar, Kamis (16/4/2026).

Dia mengatakan, Ateung ditemukan oleh pihak keluarga yang sedang berpencar mencari keberadaannya. Beruntung, ia ditemukan dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah kondisinya sehat. Ditemukan keluarga waktu berpencar mencari. Semua aman, nggak ada barang-barang yang hilang," ujarnya.

Meski demikian, Putra menuturkan bahwa adiknya masih dalam kondisi syok. Sehingga, ia masih belum mengetahui alasan kepergian dan berada di mana saja adiknya selama lebih dari tiga hari itu.

"Anaknya masih syok belum bisa ditanya," ucapnya.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads