Skandal dugaan pelecehan seksual melalui grup percakapan digital yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) kini tengah diusut tuntas oleh pihak kampus setelah tangkapan layar berisi pesan mesum yang merendahkan mahasiswi lain viral di media sosial.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban awal, sebanyak 16 mahasiswa yang teridentifikasi sebagai pelaku dihadirkan dalam forum terbuka di Auditorium UI pada Senin (13/4) malam untuk meminta maaf secara langsung kepada para korban. Meski permohonan maaf disampaikan di tengah suasana riuh kekecewaan mahasiswa yang merasa ruang amannya telah terenggut, pihak fakultas dan rektorat menegaskan investigasi etik dan hukum tetap berjalan guna memastikan adanya sanksi tegas bagi pelaku.
1. Awal Mula dan Temuan Bukti
Kasus ini dipicu oleh beredarnya tangkapan layar sebuah grup percakapan yang berisi konten mesum dan tidak pantas. Dalam grup tersebut, sejumlah mahasiswa diduga melontarkan kalimat yang merendahkan martabat mahasiswi lain di lingkungan kampus yang sama.
2. Forum Terbuka dan Pertanggungjawaban Pelaku
Pada Senin malam, 13 April 2026 hingga Selasa dini hari, sebanyak 16 mahasiswa yang teridentifikasi sebagai pelaku dikumpulkan di Auditorium UI. Forum ini digelar untuk memberikan ruang bagi para korban agar bisa menerima permohonan maaf secara langsung dari para pelaku.
Simak Video "Video Kasus Pelecehan Seksual di FH UI: 27 Korban Sejak 2025, 7 di Antaranya Dosen"
(bbp/bbp)