Jembatan 'Melintir' di Cibadak Diperbaiki Minggu Depan

Kabupaten Sukabumi

Jembatan 'Melintir' di Cibadak Diperbaiki Minggu Depan

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 03 Apr 2026 22:30 WIB
Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto dan Kadis Perkim Sendi Apriadi di lokasi jembatan melintir.
Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto dan Kadis Perkim Sendi Apriadi di lokasi jembatan melintir. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Kondisi jembatan 'melintir' di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang sempat viral akhirnya mendapat respons cepat. Pembangunan jembatan tersebut kini menjadi atensi khusus melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan kepolisian.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi, bersama Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, meninjau langsung lokasi pada Jumat (3/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peninjauan ini merupakan survei kedua untuk memastikan langkah teknis perbaikan jembatan tersebut.

Poin-poin Penjelasan Kadis Perkim

Kadis Perkim Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam pantauan sejak awal tahun.

ADVERTISEMENT

"Ya, hari ini kita survei yang kedua untuk memastikan bahwa jembatan yang hari kemarin diviralkan, itu dimohon oleh warga, akan segera kita coba selesaikan. Jadi ini sebetulnya sudah menjadi bahan interpretasi kami semenjak bulan Januari ya," ujar Sendi di lokasi.

Meski sudah dipantau sejak lama, Sendi mengakui kondisi jembatan baru mencuat ke publik belakangan ini seiring dengan meningkatnya aktivitas warga di area tersebut.

"Januari kami sudah memberikan info terkait dengan kondisi jembatan yang hari ini ada di wilayah Pamandoran, Cicantayan. Namun mungkin karena kemarin banyak aktivitas yang cukup tinggi, sehingga muncul ke permukaan," lanjutnya.

Sendi menegaskan, setelah melalui proses diskusi, akhirnya disepakati bahwa jembatan akan tetap dibangun di lokasi lama sesuai dengan aspirasi warga setempat.

"Dan ini jembatan beberapa kali sudah ada rencana untuk relokasi. Nah, alhamdulillah hari ini kita sepakati, kita bangun dan warga masyarakat juga siap untuk tetap di sini pembangunannya," tegas Sendi.

Mengenai pembiayaan, Sendi menyebut terdapat penyesuaian anggaran karena adanya perubahan kondisi teknis di lapangan.

"Pembangunan sendiri itu sudah ditanggulangi oleh pemerintah daerah, namun karena kita melihat kondisi jembatan hari ini setelah kita hitung, tentu masih memerlukan beberapa energi. Kita akan cek di hasil perhitungan ya, kalau kemarin proposal yang disampaikan Pak Kades Januari itu kurang lebih sekitar 100 juta. Tetapi hasil perhitungan teknis hari ini kelihatannya lebih," bebernya.

Dalam proses ini, Sendi mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran kepolisian yang turut mengawal jalannya proyek tersebut.

"Alhamdulillah Pak Kapolres dari Polri sudah memerintahkan jajarannya dan hari ini kita hadir bersama, insyaallah dibantu juga oleh dari Polri. Mudah-mudahan dalam minggu depan ya, kita coba persiapkan untuk diselesaikan. Desa yang akan kita mintakan untuk mengeksekusinya, dibantu oleh Pak Kapolres," tambah Sendi.

Ke depan, jembatan ini juga diupayakan agar lebih fungsional dibandingkan sebelumnya, termasuk rencana penambahan fasilitas lampu penerangan.

"Kemungkinan besar kita akan coba hitung agar kendaraan roda dua bisa masuk ke sini. Tapi memang kemarin dengan Pak Kades saya sudah sampaikan agar jalannya juga masuk dalam track untuk jalan lingkungan beliau dengan setapak ke sana. Karena ini kan asalnya jalan jembatan orang," jelasnya lagi.

Selama proses pengerjaan berlangsung, warga diminta untuk tetap waspada dan menggunakan jalur alternatif demi menjaga keselamatan.

"Untuk sementara, masyarakat mungkin bisa mencari jalur alternatif lain yang memang sudah disiapkan oleh Kepala Desa sedari awal. Dan kedua, tentu kalau memang terpaksa untuk ke sini, harus berhati-hati. Memang tidak layak untuk dilalui, tapi mudah-mudahan tidak dalam waktu lama ini kita selesaikan," kata Sendi.

"Penerangan ini saya dapatkan informasi dari Pak Kades, mudah-mudahan masyarakat juga akan membantu. Walaupun demikian kita coba akan pasang juga bantu supaya bisa dimanfaatkan di malam hari," pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto menegaskan bahwa perbaikan jembatan ini menjadi perhatian serius dari jajaran pimpinan Polri.

"Ya, kebetulan kami dari jajaran Polres Sukabumi langsung mendapat instruksi perintah dari pimpinan kami langsung, dari satuan atas, baik dari Mabes maupun dari Polda, dan itu menjadi atensi Bapak Kapolres," ungkap Agus.

Agus menjelaskan, kehadirannya di lapangan bertujuan untuk memastikan sinkronisasi antara pihak kepolisian dengan Pemkab Sukabumi agar tidak ada lagi hambatan dalam proses pembangunan.

"Dalam hal ini saya sebagai Wakapolres diperintah oleh Bapak Kapolres untuk mengecek langsung ke lokasi dan koordinasi dengan Pemda setempat. Setelah hasil koordinasi, ternyata memang betul bahwa jembatan ini sudah masuk proyeksi untuk pembangunan, namun ada sedikit kendala," jelasnya.

Ia pun optimis bahwa dalam waktu dekat akses jembatan tersebut sudah bisa dinikmati kembali oleh warga sekitar untuk menunjang mobilitas.

"Sehingga kami dari Polres Sukabumi berkolaborasi dengan Pemkab Kabupaten Sukabumi untuk bisa segera. Hasil dari komunikasi, kami insyaallah bahwa minggu depan kita akan langsung laksanakan mulai pembangunan, perbaikan jembatan ini. Sehingga akan segera bisa dipakai atau dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sekitar," tutup Agus.

(sya/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads