Blak-blakan Dedi Mulyadi soal Nasib Bandung Zoo

Round Up

Blak-blakan Dedi Mulyadi soal Nasib Bandung Zoo

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 01 Apr 2026 08:30 WIB
Suasana terkini di Kebun Binatang Bandung.
Suasana terkini di Kebun Binatang Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Polemik panjang yang membelit Kebun Binatang Bandung sepertinya mulai menemukan titik terang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan, sebagian besar persoalan yang selama ini menghambat operasional tempat wisata itu sudah hampir tuntas.

"Masalahnya sudah 90 persen selesai. Tinggal soal pengelolaan dan kepemilikan," ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembukaan kembali Bandung Zoo hanya tinggal menunggu satu langkah krusial yaitu penentuan pengelola baru. Pemerintah kini tengah memfokuskan diri pada aspek tersebut agar operasional ke depan berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.

Di tengah proses itu, perhatian utama juga diarahkan pada nasib para pekerja yang sebelumnya terdampak. Dedi memastikan, persoalan kesejahteraan pegawai mulai ditangani secara konkret.

ADVERTISEMENT

"Gaji mereka sudah ditanggung Pemkot Bandung, di bawah Wali Kota. Mulai gajian tanggal 25 April," jelasnya.

Tak hanya itu, beban tunggakan gaji yang sempat menumpuk juga mulai diselesaikan oleh pemerintah provinsi.

"Untuk gaji yang belum terbayarkan, nanti hari Jumat mulai dicicil oleh Pemprov Jabar," tambah Dedi.

Selain pekerja, kondisi satwa yang sempat menjadi sorotan publik juga dipastikan dalam keadaan aman. Pemerintah menjamin ketersediaan pakan dan nutrisi tetap terpenuhi.

"Hewannya makanannya cukup? Cukup! Nutrisinya nanti juga dapat dukungan dari Bank Jabar Peduli," ungkapnya.

Bagi Dedi, Kebun Binatang Bandung bukan sekadar tempat rekreasi. Ia melihatnya sebagai ruang edukasi penting yang tidak boleh terlalu lama tertutup dari publik.

"Semoga kebun binatang cepat dibuka untuk umum, supaya pengunjung bisa datang lagi dan jadi sarana edukasi," ujarnya.

Meski dorongan untuk segera membuka kembali semakin kuat, Dedi menegaskan prosesnya tidak boleh tergesa-gesa. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan mekanisme seleksi terbuka untuk menentukan pengelola baru yang kompeten.

"Pengelolanya sedang dalam proses kompetisi. Siapa yang berminat silakan, tapi harus punya sertifikasi. Mengelola kebun binatang itu tidak mudah," tegasnya.




(bba/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads