2 Lansia Terluka gegara Rumah Ambruk di Rancakalong Sumedang

2 Lansia Terluka gegara Rumah Ambruk di Rancakalong Sumedang

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Senin, 30 Mar 2026 18:11 WIB
Kondisi rumah ambruk di Rancakalong, Sumedang.
Kondisi rumah ambruk di Rancakalong, Sumedang. (Foto: Istimewa)
Sumedang -

Dua orang lanjut usia (lansia) yang masing-masing bernama Ita (72), dan Emuh (72), terluka setelah rumahnya mengalami ambruk. Kedua lansia yang merupakan kakak beradik itu sempat harus dilarikan ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk menjalani perawatan medis.

Peristiwa itu sendiri terjadi di Dusun Cimacan, RT 010/003, Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 02.50 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ita, saat kejadian, mereka tengah berada di area dapur rumah. Namun seketika bangunan tiba-tiba ambruk karena terbawa longsor. Mereka pun sempat tertimpa material bangunan.

Beruntung, setelah warga mengetahui kejadian tersebut keduanya langsung dievakuasi dan kemudian dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.

ADVERTISEMENT

"Pas kejadian lagi di dapur, terus mau beresin lemari tiba-tiba ambruk. Yang kena kaki, tangan, semuanya kepala tertimpa cuma sadar. Ketimpa nya ga lama ada 30 menit. Kalau adik mah kena tangan, kepala dan kaki," ujar Ita.

Ita menyebutkan, sebelum terjadinya rumah ambruk, di wilayah Rancakalong khususnya telah diguyur hujan sejak siang hingga malam hari.

"(Sempat) Ke timbun semua, Alhamdulillah masih sadar. Sekitar 30 menit baru ada bantuan. Sekarang ngungsi dulu," katanya.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah perabotan rumah tangga seperti lemari dapur, rak, turut rusak terbawa longsor. Ita berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki kediamannya yang sudah rusak tergerus longsor.

"Harapannya ada bantuan dari pemerintah agar rumah yang rusak bisa dibenerin lagi," kata Ita.

Sementara itu, Ketua RT 10 Dusun Cimacan, Rohanda mengatakan bahwa kedua korban mengalami luka jaitan pada bagian tubuh, di antaranya kaki, tangan, dan kepala. Meski demikian, kondisi mereka saat ini telah membaik setelah mendapatkan perawatan medis.

"Yang kakaknya di kaki sama di tangan. Kalau adiknya, kaki sama di kepala. Kemungkinan tertimpa karena terbawa ke bawah," ucapnya.

Rohanda menduga rumah ambruk ini diakibatkan dengan kondisi bangunan yang sudah tua. Selain itu, hujan deras yang terjadi beberapa waktu sebelumnya juga diduga memperparah kondisi struktur bangunan.

"Penyebabnya diperkirakan karena bangunannya sudah lama. Soalnya udah kelihatan ada retak-retak. Ditambah hujannya kan kemarin agak deras juga dan lama," pungkasnya.

Keduanya kini dalam sementara waktu mengungsi ke rumah adiknya yang dinilai lebih aman.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads