Heboh kabar sesosok mayat pria berambut gondrong dengan kalung rantai ditemukan mengambang di Perairan Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Tidak butuh waktu lama, sosok tersebut akhirnya teridentifikasi petugas.
Korban ternyata merupakan wisatawan asal Depok yang dilaporkan hilang terseret arus di wilayah Banten.
Identitas korban diketahui bernama Dandi Dermawan (22), warga Kampung Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Korban sebelumnya dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut di Pantai Kayakas, Pulomanuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Banten, pada Selasa (24/3/2026) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi menjelaskan, penemuan jenazah berawal dari laporan nelayan setempat yang sedang melaut sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (30/3/2026).
"Saksi atas nama Jalu dan Anung melihat sesosok mayat laki-laki mengapung di Perairan Sangrawayang dalam posisi tengkurap. Jaraknya sekitar 1 mil dari bibir pantai," ujar Dadi dalam keterangannya, Senin (30/3).
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, Satreskrim, dan Polsek Simpenan langsung bergerak melakukan evakuasi. Sekitar pukul 13.10 WIB, jenazah pria yang mengenakan kalung rantai warna putih itu berhasil dibawa ke daratan di sekitar Pantai Kampung Pamipiran, dekat Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa.
Terbawa Arus dari Banten ke Sukabumi
Kepastian identitas korban didapatkan setelah pihak kepolisian melakukan koordinasi dan pencocokan data dengan laporan kecelakaan laut dari Ditpolairud Polda Banten.
Ternyata, jenazah tersebut telah terbawa arus cukup jauh dari lokasi kejadian awal di Bayah hingga masuk ke wilayah hukum Polres Sukabumi.
"Setelah melakukan pendalaman dan penyocokan laporan dengan data laka laut dari Ditpolairud Polda Banten, ditemukan kecocokan bahwa jenazah yang ditemukan di Perairan Sangrawayang adalah saudara Dandi Dermawan yang hilang di Pantai Kayakas, Bayah," jelas Dadi.
Saat ini jenazah sudah berada di RSUD Palabuhanratu untuk proses visum et repertum. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban di Depok terkait proses pemulangan jenazah.
(sya/sud)
