Sebuah minibus mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke jurang di ruas jalan Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kampung Ciawitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (30/3/2026).
Beruntung, sopir beserta penumpang yang terdiri dari seorang ibu dan bayi berusia 1 tahun dilaporkan selamat.
Pantauan di lokasi, mobil berwarna putih tersebut tampak ringsek di dasar jurang sedalam 10 meter. Posisi kendaraan tertahan oleh rimbunnya pepohonan di area tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sopir minibus, Toni Hermawan (32), mengaku insiden itu terjadi karena dirinya didera rasa kantuk hebat saat mengemudi dari arah Jakarta menuju Jampang.
"Saya ngantuk aja gitu, Pak," ujar Toni saat ditemui di lokasi kejadian.
Toni menceritakan, ia sedang membawa dua orang kerabatnya. Perjalanan dimulai dari Jakarta setelah menjemput penumpang tersebut dari Pelabuhan Tanjung Priok.
"Dari Jakarta ke Jampang. Bawa saudara satu, anaknya satu. Tiga orang di mobil, satu dewasa iya, anak kecil itu anaknya. Iya, satu ibunya itu, ibunya satu sama anaknya," tuturnya.
Toni mengaku sama sekali tidak menyadari detik-detik mobilnya keluar jalur hingga masuk ke jurang. Di lokasi kejadian, kondisi jalan terpantau lurus lalu berkelok ke arah kiri.
"Nggak tahu. Tahu-tahu udah kerasa jatuh aja di bawah. Heeh. Udah kerasa kebalik mobil itu. Udah kerasa kebalik baru bangun," ungkap Toni.
Meski kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah, Toni bersyukur para penumpangnya tidak mengalami luka serius.
"Ya (penumpang) nangis lah, kaget kan. Sekarang kondisi penumpang udah pulang, nggak apa-apa ya. Saya gak luka, cuma ini doang, Pak, sama tangan benturan, akibat benturan," tambahnya.
Sementara itu, saksi mata di lokasi, Fajar (24), menyebut mobil melaju cukup kencang dari arah Bagbagan menuju Kiara Dua sebelum akhirnya menghantam tebing dan terjun ke bawah.
"Pokoknya mah pas, pokoknya kenceng aja kenceng. Dari arah bawah ke atas. Pokoknya langsung jeduk aja kejadian. Tiba-tiba udah saking tariknya (kencangnya) nggak kelihatan gitu," kata Fajar.
Fajar yang saat itu sedang duduk di sebuah warung tak jauh dari lokasi, langsung berlari menuju jurang untuk mengevakuasi para korban.
"Langsung tolongin aja, waktu turun spontan ya. Kurang tahu (kedalaman), kurang lebih adalah 10 meter mah. Penumpang di bawah, dia udah keluar. Langsung saya tolongin, minta tolong aja ke sekitar yang ada gitu," jelasnya.
Fajar memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
"Ditolongin tapi alhamdulillah nggak ada korbanlah gitu. Nggak ada kesulitan sih, normal-normal aja sih alhamdulillah," pungkasnya.
Informasi yang dihimpun, ibu dan bayi yang selamat tersebut telah dievakuasi warga dan langsung dijemput pihak keluarga menuju kediaman mereka di Babakanbaru, Desa Banyumurni, Kecamatan Cibitung.
(sya/sud)
