Sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi mencatatkan performa positif sepanjang masa libur Idul Fitri 2026. Pemerintah daerah melaporkan nihilnya kecelakaan fatal atau zero accident di berbagai destinasi unggulan yang dikelola oleh Dinas Pariwisata, meski tantangan pengelolaan limbah kini menjadi sorotan utama dalam evaluasi kepemimpinan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyatakan bahwa aspek keselamatan pengunjung menjadi parameter utama keberhasilan manajemen wisata tahun ini.
Berdasarkan informasi di lapangan, meskipun terdapat beberapa insiden cedera ringan, penanganan medis dan administratif dilakukan seketika di lokasi kejadian.
"Alhamdulillah, non-accident. Walaupun ada sedikit cedera di Geyser Cisolok, namun langsung ditangani pada detik pertama dan mendapatkan santunan. Ini membuktikan bahwa penyelenggara hadir dan bertanggung jawab penuh terhadap keamanan serta kenyamanan wisatawan sesuai norma ketentuan yang berlaku," ujar Ali kepada detikJabar, Senin (30/3/2026).
Keberhasilan menjaga stabilitas keamanan ini beriringan dengan melonjaknya angka kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.
Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang memberlakukan diskon tarif sebesar 50 persen menjadi Rp 6.000 per orang terbukti efektif menarik minat masyarakat di tengah momentum hari raya.
Simak Video "Video Pabrik Pengelolaan Limbah B3 di Karawang Terbakar Hebat"
(mso/mso)