Geliat Puncak Arus Balik Libur Lebaran di Tol Purbaleunyi

Geliat Puncak Arus Balik Libur Lebaran di Tol Purbaleunyi

Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 24 Mar 2026 17:44 WIB
Polisi mengatur arus lalu lintas yang padat di Tol Purbaleunyi.
Polisi mengatur arus lalu lintas yang padat di Tol Purbaleunyi. (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung Barat -

Arus balik pada H+3 libur Idulfitri 1447 Hijriah kian meriah di ruas Jalan Tol Purbaleunyi. Kendaraan mengular di ruas tol dari Bandung arah Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan pantauan detikJabar pada pukul 17.00 WIB, arus lalu lintas di ruas Tol Purbaleunyi meriah. Kepadatan terjadi sejak kilometer 128 hingga menjelang persimpangan menuju exit Tol Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya sore ini kita bisa lihat mulai ada kepadatan di ruas tol melewati KM 125 ini. Kita siagakan semua anggota di pintu masuk rest area dan bagian dalamnya," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, Selasa (24/3/2026).

Niko menyebut puncak arus balik libur lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada Selasa malam. Namun diprediksi arus balik juga bisa terjadi pada akhir pekan depan berkenaan dengan skema Work From Anywhere (WFA).

ADVERTISEMENT

"Dan kita prediksi memang puncak arus balik libur Idulfitri terjadi hari ini sampai malam. Namun kita antisipasi ada gelombang arus balik pada akhir pekan nanti," ujar Niko.

Kepadatan di ruas tol juga merupakan dampak dari penerapan dari rekayasa oneway atau sistem satu arah nasional pada pukul 14.45 WIB dari arah timur menuju barat.

"Seperti kita ketahui pukul 14.45 WIB dilakukan oneway nasional, dan ini salah satu dampaknya. Jika memang terjadi kepadatan lebih, maka skema pembuangan kendaraan di Tol Cikamuning akan dilakukan situasional," ungkap Niko.

Menyambut puncak arus balik libur Idulfitri kali ini, Niko menyebut pihaknya menerapkan skema buka tutup rest area KM 125 Tol Purbaleunyi. Kendaraan akan diarahkan masuk di rest area selanjutnya.

"Sebetulnya dari kemarin kita sudah buka tutup rest area secara selektif, kalau ekornya sudah lumayan panjang akan kita tutup tentunya. Kemudian kendaraan kita arahkan sesegera mungkin melanjutkan perjalanan jika istirahat dan isi bahan bakar sudah selesai," pungkas Niko.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads