Bahaya! Pikap Angkut Wisatawan Dihalau Polisi di GT Parungkuda

Siti Fatimah - detikJabar
Senin, 23 Mar 2026 16:30 WIB
Pikap angkut wisatawan dihentikan polisi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Sebuah mobil pick up jenis Toyota Hilux single cabin dengan nomor polisi F 8979 HS yang mengangkut sejumlah wisatawan dihentikan petugas kepolisian saat hendak masuk ke Gerbang Tol (GT) Parungkuda, Tol Bocimi. Kendaraan tersebut dinilai melanggar aturan karena digunakan untuk mengangkut orang, bukan barang.

Peristiwa itu terjadi di tengah meningkatnya arus balik wisata dari kawasan Sukabumi. Pantauan di lokasi, terlihat petugas berseragam menghentikan laju kendaraan pick up yang membawa penumpang di bagian bak belakang.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar menegaskan, penggunaan mobil barang untuk mengangkut orang tidak dibenarkan sesuai aturan lalu lintas.

"Ya secara aturan atau secara undang-undang itu tidak diperbolehkan ya. Tidak diperbolehkan mobil angkutan barang mengangkut wisatawan, mengangkut warga, mengangkut masyarakat atau mengangkut orang," ujarnya kepada detikJabar di lokasi, Senin (23/3/2026).

Ia menyebut, selain melanggar aturan, praktik tersebut juga berisiko tinggi terhadap keselamatan penumpang, terlebih jika melintas di jalur tol.

"Ya betul, itu secara aturan undang-undang memang tidak boleh karena jalan tol itu tidak boleh digunakan untuk mobil beban yang bermuatan orang," katanya.

Selain penindakan di pintu tol, pihak kepolisian juga melakukan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah kendaraan serupa melintas di jalur rawan, salah satunya di Simpang Cikidang.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang hendak kembali dari liburan, untuk menggunakan kendaraan yang sesuai peruntukannya. Selain demi keselamatan, hal itu juga untuk menghindari sanksi tilang di lapangan.

"Kami menghimbau agar tertib berlalu lintas. Kami juga melakukan penyekatan di Simpang Cikidang bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan beban, tidak diperbolehkan masuk ke jalur Cikidang karena membahayakan, rawan laka demi keselamatan bersama," ungkapnya.



Simak Video "Video: Pantauan Lalin di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda"


(dir/dir)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork