Unik, Ada Bedug Perahu Saat Malam Takbiran di Pangandaran

Unik, Ada Bedug Perahu Saat Malam Takbiran di Pangandaran

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Sabtu, 21 Mar 2026 07:23 WIB
Suasana lomba bedug di Pangandaran.
Suasana lomba bedug di Pangandaran. (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar)
Pangandaran -

Suasana berbeda dirasakan warga dan wisatawan yang berlibur di objek wisata Pantai Pangandaran pada malam takbiran kali ini. Kemeriahan menyambut Idulfitri diwarnai parade lomba bedug dan takbiran bersama yang disambut antusias oleh masyarakat.

Ajang ini diikuti perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 10 kecamatan se-Kabupaten Pangandaran. Para peserta melakukan parade mulai dari titik awal di kecamatan masing-masing dan berkumpul di pusat keramaian, yakni Bundaran Marlin di depan Masjid Agung Pangandaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan yang diinisiasi Satlantas Polres Pangandaran ini menyuguhkan suasana malam takbiran yang meriah, terutama di kawasan wisata. Dalam parade ini, terdapat sejumlah kriteria penilaian bagi setiap DKM, di antaranya kreativitas menghias bedug serta teknik menabuh.

Bedug-bedug yang dibawa setiap DKM tampil unik dengan sentuhan kreatif. Ada yang dimodifikasi menyerupai perahu nelayan hingga dihiasi ornamen khas Idulfitri seperti ketupat dan replika kubah masjid yang megah.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pantauan di lokasi, parade ini menyedot perhatian banyak warga lokal dan wisatawan di Pantai Pangandaran. Aksi bertajuk "Lomba Ngabedug" tersebut sukses mewarnai gema takbir dengan semangat kebersamaan.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potowari, mengatakan bahwa event ini bukan sekadar lomba, melainkan bentuk kebersamaan dan "sedekah kebahagiaan" bagi masyarakat Pangandaran.

Menurutnya, momentum malam takbiran harus diisi dengan kegiatan positif yang aman, tertib, dan penuh nilai religius.

Suasana lomba bedug di Pangandaran.Suasana lomba bedug di Pangandaran. (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar)

"Tentunya kami berharap malam takbiran di Pangandaran mendapatkan esensi yang bernilai kebersamaan dalam gema takbiran," ucap Ikrar, Jumat (20/3/2026).

Ikrar juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan selama malam takbiran demi menjaga ketertiban umum dan keselamatan bersama.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pangandaran menambahkan bahwa terdapat 13 peserta yang terdaftar mewakili 10 kecamatan. "Parade ini sangat ramai karena diikuti oleh warga yang antusias mendukung DKM daerahnya masing-masing untuk unjuk gigi malam ini," katanya.

Tujuan kegiatan ini juga untuk mengurangi aksi pawai atau kampanye takbir yang berlebihan di jalanan yang berisiko memicu kemacetan. "Maka kami siapkan wadahnya, sekalian kami lombakan dan akomodasi di sini agar lebih teratur," tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini sejalan dengan tujuan Operasi Ketupat Lodaya 2026, yakni menciptakan kondisi malam takbiran yang aman dan kondusif.

Salah satu peserta lomba bedug, Mansyur, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, lomba seperti ini sangat bagus karena jarang digelar, terutama di kawasan wisata Pangandaran. "Saya harap kegiatan ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads