1.778 Personel Siaga, Bupati Bandung Jamin Mudik 2026 Lancar

1.778 Personel Siaga, Bupati Bandung Jamin Mudik 2026 Lancar

Yuga Hassani - detikJabar
Kamis, 19 Mar 2026 12:08 WIB
Bupati Bandung saat mengunjungi Pos Terpadu Lembur Kaheman Polresta Bandung di Darmaga Sunda Nagreg.
Bupati Bandung saat mengunjungi Pos Terpadu Lembur Kaheman Polresta Bandung di Darmaga Sunda Nagreg. (Foto: Dok. Humas Pemkab Bandung)
Bandung -

Bupati Bandung Dadang Supriatna memantau langsung arus mudik di wilayah Kabupaten Bandung. Hal tersebut dilakukan guna memastikan para pemudik bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Pemantauan dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, Rabu (18/3/2026) malam. Mereka kompak melakukan monitoring untuk kelancaran arus mudik 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Monitoring dimulai dengan mengunjungi Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya di Jalan Raya Al Fathu, Soreang. Selanjutnya, jajaran Forkopimda meluncur ke Pos Terpadu Lembur Kaheman Polresta Bandung di Darmaga Sunda Nagreg.

"Pos Pam Lembur Kaheman Polresta Bandung ini merupakan inovasi dengan mengangkat kearifan lokal dan budaya Sunda," ujar Dadang, dalam keterangan yang diterima detikJabar, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

Dadang meminta para pemudik yang melintasi Nagreg untuk beristirahat di pos tersebut. Berbagai fasilitas disediakan agar pemudik merasa aman dan nyaman.

"Para pemudik bisa beristirahat dulu di pos ini kalau kelelahan di jalan dan ada pagelaran panggung hiburan seni budaya dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung," katanya.

Dadang mengaku optimistis jalur mudik di Kabupaten Bandung bisa berjalan aman dan lancar. Apalagi, sebanyak 1.778 personel pengamanan telah disiagakan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.

"Para petugas ini siap memberikan kenyamanan untuk para pemudik di mana sampai saat ini situasi dan kondisi arus mudik berjalan lancar, aman terkendali," jelasnya.

Dadang mengungkapkan kesiapannya melayani seluruh pemudik saat arus mudik dan balik nanti, terutama bagi mereka yang melintas di wilayah Kabupaten Bandung.

"Kami siap melayani arus mudik dan balik nanti supaya berjalan baik," ucapnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono mengatakan penanganan arus mudik dan balik tidak bisa bergantung pada satu pihak saja. Ia menilai perlu ada kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kami dari kepolisian enggak mungkin melakukannya sendirian, tanpa ada dukungan semua pihak. Jadi kami berterima kasih kepada Pak Bupati dan semua jajaran Forkopimda atas dukungannya. Sehingga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, terutama dalam melayani masyarakat yang melaksanakan mudik," kata Aldi.

Ia menambahkan, volume kendaraan yang melintas ke jalur Nagreg terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, ia memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada malam ini.

"Kemungkinan puncak arus mudik terjadi besok (hari ini) malam, meski malam ini sudah mulai meningkat volumenya," pungkasnya.

(sud/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads