Senyum Agus dan Keluarga Sebelum Mudik Pertama

Bima Bagaskara - detikJabar
Selasa, 17 Mar 2026 13:43 WIB
Agus dan keluarga, peserta mudik gratis saat hendak berangkat dari depan Gedung Sate Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Wajah Agus Dwi Cahyanto (29) tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Di bawah langit siang yang cerah di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, ia berdiri sambil sesekali menggendong anak pertamanya.

Di tengah kerumunan ratusan calon pemudik, senyum Agus terlihat paling lepas. Hari itu bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan momen pertama ia mudik sebagai seorang ayah.

Selasa (17/3/2026) siang, Agus menjadi salah satu peserta program mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah BUMN. Ia bersiap menempuh perjalanan menuju kampung halamannya di Yogyakarta.

"Saya tujuan Jogja. Saya kerja di Bandung, cuma keluarga besar di sana (Jogja). Ini sama anak sama istri," ujar Agus saat berbincang dengan detikJabar.

Perjalanan kali ini terasa berbeda. Jika sebelumnya ia hanya pulang sendiri atau bersama pasangan, kini ia membawa serta keluarga kecil yang baru ia bangun.

"Iya pertama kali sama anak istri," katanya.

Peserta mudik gratis saat hendak berangkat dari depan Gedung Sate Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)

Kebahagiaan itu terasa begitu sederhana, namun mendalam. Ada rasa haru yang sulit disembunyikan saat ia membayangkan pertemuan dengan keluarga di kampung halaman.

"Senang banget ya, merasakan mudik sama istri sama anak pertama saya, senang banget. Alhamdulillah juga dapat fasilitas mudik gratis juga," ungkapnya.

Agus mengaku mengetahui program mudik gratis ini dari media sosial. Berbekal informasi tersebut, ia mencoba mendaftar dan tidak menyangka akhirnya terpilih sebagai peserta.

"Dari media sosial, lihat ada info mudik gratis terus coba daftar, alhamdulillah dapat," katanya.

Meski tradisi mudik bukan hal baru baginya, perjalanan ke Jawa terakhir ia lakukan tiga tahun lalu. Bahkan, ia mengaku belum pernah mudik bersama istrinya ke kampung halaman.

"Terakhir mudik ke jawa itu 3 tahun lalu," ucapnya.

Kini, perjalanan itu terasa jauh lebih berarti. Di Yogyakarta, keluarga besar sudah menanti, terutama untuk bertemu dengan anggota keluarga baru mereka.

"Keluarga di sana udah nunggu-nunggu nih cucunya, makanya nggak sabar pulang kampung," kata Agus dengan senyum.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan yang hadir langsung melepas keberangkatan, menyebut antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis terus meningkat setiap tahunnya.

"Total hari ini yang diberangkatkan dari depan Gedung Sate 19 Bus, dengan total 900an peserta mudik gratis," ujar Erwan.

Ratusan peserta tersebut diberangkatkan ke berbagai kota tujuan, mulai dari Yogyakarta, Surabaya, Solo, hingga Palembang dan Lampung menggunakan 19 unit bus.

Menurut Erwan, program mudik gratis bukan hanya soal membantu masyarakat pulang kampung, tetapi juga menjadi upaya menekan risiko kecelakaan yang kerap meningkat saat arus mudik.

"Tentunya ini mengurangi risiko kecelakaan, karena seperti kita ketahui bersama tradisi mudik ini selalu ada kecelakaan dan Alhamdulillah dari beberapa kali mudik gratis, baik dari Pemprov dan swasta berjalan lancar, aman dan selamat sampai tujuan," katanya.

Ia menambahkan, jumlah pemudik dari Jawa Barat setiap tahun terus meningkat. Tahun ini saja, angkanya mencapai sekitar 21 persen dari total pemudik nasional.

"Tahun ini Jawa Barat menjadi Provinsi dengan pemudik terbesar total ada 21 persen atau sekitar 30 juta lebih mudik secara Nasional dan yang masuk ke Jawa Barat sekitar 25 juta," jelasnya.




(bba/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork