Kisah Renchi, Mahasiswi Bandung yang Perdana Mudik Lebaran

Bima Bagaskara - detikJabar
Senin, 16 Mar 2026 07:30 WIB
Suasana Stasiun Bandung, Minggu (15/3/2026) (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Suasana Stasiun Bandung pada Minggu (15/3/2026) sore dipenuhi wajah-wajah bahagia para pemudik. Tas ransel, koper, hingga kantong oleh-oleh tampak dibawa para penumpang yang bersiap meninggalkan Kota Kembang menuju kampung halaman masing-masing.

Di antara keramaian itu, seorang mahasiswi bernama Renchi (19) terlihat semringah. Mahasiswi asal Kebumen tersebut tengah bersiap menjalani pengalaman mudik pertamanya sejak merantau untuk menuntut ilmu di Bandung.

Renchi mengaku akan pulang ke kampung halamannya dan turun di Stasiun Gombong sebelum melanjutkan perjalanan ke rumahnya di Kebumen. Ia berencana menghabiskan waktu cukup lama bersama keluarga setelah berbulan-bulan merantau.

"Mudik ke Kebumen, tapi turun di Stasiun Gombong. Rencana mudik sampai 2 minggu di sana, baru dapat tiket hari ini," kata Renchi sambil tersenyum.

Bagi Renchi, perjalanan ini terasa lebih istimewa karena menjadi pengalaman mudik pertamanya. Sebagai mahasiswi baru, tahun ini menjadi kali pertama ia merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah merantau jauh dari keluarga.

Ia bercerita bahwa mendapatkan tiket kereta tidaklah mudah. Sejak beberapa hari lalu, ia mencoba memesan melalui aplikasi, namun kursi selalu habis. Beruntung, tiket akhirnya berhasil ia dapatkan sehari sebelum keberangkatan.

"Kemarin sempat susah dapatnya, mau pesan di aplikasi itu habis terus. Baru kemarin dapat tiket buat berangkat hari ini," ujarnya.

Meski harus berjuang mendapatkan tiket, rasa lelah itu terbayar dengan kegembiraan yang ia rasakan. Renchi mengaku sudah tidak sabar bertemu keluarga dan teman-temannya di kampung halaman.

"Ini baru kali pertama mudik, soalnya masih mahasiswa baru jadi pertama kali mudik ke kampung halaman," tuturnya.

Ia juga mengaku selama ini hanya melihat tradisi mudik dari layar televisi atau pemberitaan media. Tahun ini, ia akhirnya merasakan sendiri suasana pulang kampung yang selama ini hanya disaksikan dari jauh.

"Rasanya senang, excited banget, mau ketemu keluarga, teman di rumah. Biasanya lihat mudik di berita-berita aja, sekarang merasakan sendiri mudik," kata Renchi.

Ribuan Penumpang Berangkat dari Bandung

Meningkatnya arus mudik menjelang Lebaran juga terlihat dari data yang dicatat PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut jumlah penumpang yang berangkat pada H-6 Lebaran terus meningkat secara signifikan.

Hingga siang hari, tercatat sebanyak 5.568 penumpang berangkat dari Stasiun Bandung dan 4.791 penumpang dari Stasiun Kiaracondong, dari total keseluruhan penumpang di wilayah Daop 2. "Total hari ini dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung 16.553 penumpang," ujar Kuswardojo.

Selain itu, penjualan tiket kereta jarak jauh juga terus merangkak naik selama masa angkutan Lebaran tahun ini.

Secara kumulatif, sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, sebanyak 260.716 tiket telah terjual dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan. Angka tersebut menunjukkan tingkat okupansi telah mencapai 75,4 persen.

Kuswardojo juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api agar merencanakan perjalanan dengan baik, serta melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, membawa identitas yang sesuai dengan data pada tiket, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan kereta," ucapnya.

"Dengan demikian proses boarding dapat berjalan lancar dan perjalanan mudik menggunakan kereta api dapat berlangsung dengan aman dan nyaman," tutup Kuswardojo.




(iqk/iqk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork