Hawa mudik Lebaran 2026 mulai menyengat di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung. Bahkan, jauh sebelum Idul Fitri tiba, lebih dari separuh kursi yang disediakan telah ludes dipesan.
Dari total 345.840 kursi yang disiapkan untuk masa angkutan Lebaran periode 11 Maret hingga 1 April 2026, sebanyak 178.772 tiket telah terjual. Angka ini diprediksi terus meroket mendekati puncak arus mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk perjalanan dari mulai tanggal 11 Maret sampai dengan tanggal 1 April keterisiannya sudah 178.772, kalau kita rata-ratakan lebih kurang sudah mencapai 53 persen dari total ketersediaan tempat duduk," ungkap Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo saat diwawancarai, Rabu (4/3/2026).
Puncak Diprediksi Dekati Lebaran
Okupansi yang menembus 53 persen pada awal Maret ini menandakan lonjakan penumpang bakal terjadi pada pekan terakhir sebelum Lebaran. Terlebih, kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah memberi ruang bagi masyarakat untuk mengatur jadwal mudik secara lebih fleksibel.
Kuswardojo mengingatkan, tiket untuk rute-rute favorit berpotensi ludes dalam waktu singkat jika calon penumpang menunda pemesanan.
"Tentunya penjualan tiket masih terus berlangsung dan kita berharap semua pengguna jasa kereta api bisa segera mengatur jadwal karena dikhawatirkan, menjelang mendekati hari H tiket-tiket favorit habis," katanya.
Meski perburuan tiket mulai memanas, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk melakukan pemesanan melalui kanal resmi KAI.
Jawa Tengah dan Jawa Timur Jadi Magnet
Data sementara menunjukkan arus mudik dari Bandung dan sekitarnya masih didominasi tujuan Jawa Tengah serta Jawa Timur. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Daop 2 mengoperasikan empat perjalanan KA tambahan.
"Sampai dengan saat ini tujuan favorit masih tetap ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Demikian juga dengan kereta api tambahan yang kita luncurkan ada empat perjalanan secara keseluruhan," katanya.
"Dua kita berangkatkan dari Bandung menuju Solo Balapan, satu dari Kiaracondong menuju Kutoarjo dan satu lagi dari Kiaracondong menuju Surabaya Gubeng," lanjut dia.
Tiga Rute Sudah Ludes
Meski arus mudik belum memasuki fase puncak, sejumlah perjalanan tertentu sudah habis terjual. Di antaranya KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar, KA Kutojaya Kiaracondong-Kutoarjo, serta satu perjalanan KA tambahan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng.
"Kemudian perjalanan KA Kutojaya dari Kiaracondong menuju Kutoarjo dan perjalanan KA tambahan dari Kiaracondong menuju Surabaya Gubeng untuk tanggal 11 Maret sampai dengan tanggal 1 April sudah habis terjual," ungkapnya.
Meski beberapa rute telah penuh, KAI memastikan masih tersedia banyak pilihan perjalanan lain bagi masyarakat yang ingin pulang kampung.
"Tentunya masih ada banyak tiket lain yang bisa dimanfaatkan untuk perjalanan pada masa angkutan lebaran. Apalagi tentu kita tahu pemerintah memberikan WFA sehingga kesempatan untuk melaksanakan libur, mudik ataupun balik bisa lebih panjang lagi," tegasnya.
(iqk/iqk)
