Warga yang bermukim di sekitar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 13 Garut digegerkan kemunculan ular sanca jumbo yang kedapatan ngumpet di selokan sekolah dan hampir masuk kelas. Untungnya, tidak ada aktivitas kegiatan belajar mengajar yang dilakukan.
Sanca dengan panjang sekitar 4 meter itu pertama kali dilihat warga tengah meliuk di selokan yang terdapat di dalam bangunan SMAN 13 di Jalan Raya Selaawi, Desa Dunguswiru, Limbangan, pada Rabu (11/3) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelapor melihat ular tersebut bergerak di selokan sekitar jam 6 pagi," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Garut Basuki Eko kepada detikJabar, Rabu petang.
Warga sempat berupaya mengevakuasi ular tersebut. Namun, ular bergerak lincah, bahkan sempat hendak masuk ke salah satu ruangan kelas.
Akhirnya, petugas Disdamkar dikabari. Mereka kemudian tiba di lokasi beberapa menit kemudian setelah informasi masuk.
Eko menjelaskan, butuh waktu sekitar 30 menit bagi petugas untuk mengevakuasi ular tersebut. Itu karena ular tersebut melakukan perlawanan.
"Ular bersembunyi di saluran air. Kekuatannya juga alot, jadi proses evakuasi sedikit memakan waktu," ungkap Eko.
Setengah jam berlalu, ular sembrono itu kemudian berhasil ditangkap. Personel Disdamkar kemudian membawa ular itu ke markas mereka untuk selanjutnya dilepasliarkan di tempat yang semestinya.
(orb/orb)










































