Teror King Kobra di Ciamis yang Bikin Bergidik

Teror King Kobra di Ciamis yang Bikin Bergidik

Dadang Hermansyah - detikJabar
Rabu, 11 Mar 2026 16:15 WIB
Petugas Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi king kobra dengan panjang 1,5 meter di dapur rumah warga.
Petugas Damkar Ciamis berhasil mengevakuasi king kobra dengan panjang 1,5 meter di dapur rumah warga. (Foto: Dok. Damkar Ciamis)
Ciamis -

Suasana malam Ramadan di Dusun Sukahurip, Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mendadak geger. Seekor ular king kobra muncul di dalam rumah warga dan bersembunyi di dapur pada Selasa (10/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut menimpa Julaeha (51), warga setempat. Ia pertama kali menyadari keberadaan ular berbisa itu saat mendengar suara berisik dari arah dapur rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat diperiksa, sumber suara ternyata berasal dari bawah tumpukan kardus. Julaeha terperanjat melihat seekor ular berwarna hitam yang diidentifikasi sebagai king kobra di dapurnya. Lantaran khawatir membahayakan penghuni rumah, Julaeha segera melaporkan kejadian itu kepada petugas Pos WMK Damkar Banjarsari.

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat membenarkan temuan ular king kobra di dapur rumah warga tersebut. Usai menerima laporan, petugas meluncur ke lokasi sekitar pukul 22.10 WIB untuk melakukan penanganan. Ular berbisa dengan panjang sekitar 1,5 meter itu ditemukan bersembunyi di bawah tumpukan kardus.

ADVERTISEMENT

"Proses evakuasi berlangsung cukup hati-hati mengingat jenis ular tersebut merupakan king kobra (Ophiophagus hannah), salah satu ular berbisa dan mematikan. Proses evakuasi berlangsung aman dengan waktu sekitar 20 menit," ujar Budi, Rabu (11/3/2026).

Budi menyebut, kemunculan ular berbisa di kawasan permukiman warga bukanlah hal baru, terutama saat memasuki musim pancaroba.

"Perubahan cuaca dan aktivitas manusia di sekitar habitat alami sering membuat satwa liar berpindah tempat untuk mencari tempat yang lebih hangat atau sumber makanan," ujar Budi.

Ia pun meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang bermukim di dekat area perkebunan, sawah, atau semak belukar yang berpotensi menjadi sarang ular.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati. Jika menemukan hewan berbahaya seperti ular, segera laporkan ke petugas Damkar agar bisa ditangani dengan aman," katanya.

Saat ini, ular king kobra tersebut telah diamankan oleh petugas. Meski nihil korban jiwa dalam kejadian itu, kemunculan ular berbisa di permukiman sempat memicu kekhawatiran warga sekitar. Fenomena serupa diketahui bukan kali pertama terjadi di wilayah Ciamis dalam beberapa waktu terakhir.

(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads