Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar operasi penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dalam operasi yang digelar selama akhir pekan tersebut, petugas menjaring 77 tunawisma di sejumlah titik strategis Kota Bandung.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa mengatakan, penjangkauan dilakukan pada Jumat (16/1) mulai pukul 03.00 WIB hingga 06.00 WIB. Dalam aksi ini, Dinsos turut melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Yorisa menjelaskan, operasi melibatkan dua regu yang bergerak serentak menyisir wilayah berbeda. "Regu pertama menyusuri kawasan Simpang Lima hingga Masjid Agung Bandung. Sementara itu, regu kedua bergerak dari Jalan Muhammad Toha melalui jalur yang telah ditentukan," katanya dalam keterangan Humas Kota Bandung, Sabtu (17/1/2026).
Pihaknya berhasil menjaring 77 tunawisma dalam operasi tersebut. "Mayoritas adalah laki-laki, yakni 65 orang atau 84 persen, sedangkan perempuan berjumlah 12 orang," ujar Yorisa.
Berdasarkan kategori, pemulung mendominasi dengan 36 orang, disusul gelandangan (31 orang), pengemis (4 orang), serta lansia dan anak terlantar masing-masing 3 orang.
Sebagian besar PPKS berasal dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, masing-masing 20 orang. Sisanya merupakan pendatang dari berbagai daerah seperti Cianjur, Garut, Kabupaten Bandung Barat, Klaten, Magetan, Lampung, Jakarta Selatan, hingga Medan dan Surabaya.
"Pendataan dilakukan berdasarkan KTP maupun hasil anamnesis bagi yang tidak memiliki identitas," jelasnya.
Simak Video "Menginap di Hotel Nyaman di Bandung, Menikmati Liburan "
(wip/mso)