Jejak Pradana

9 Bulan Dedi Mulyadi Jadi Gubernur: Anggaran Turun dan Kinerja Naik Tajam

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 07 Nov 2025 14:06 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Bandung -

Kurang dari setahun sejak dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mulai menunjukkan jejak kepemimpinan. Di tangannya, rasionalisasi anggaran tak menjadi alasan untuk menahan laju pembangunan. Meski nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menurun, arah belanja publik justru melonjak.

Menurut data Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sepanjang tahun 2025 telah terbangun 664 kilometer jalan baru, 14.259 unit penerangan jalan umum (PJU), serta normalisasi sungai sepanjang hampir 14 kilometer. Tak berhenti di situ, Pemprov Jabar juga menyalurkan 100 ribu sambungan listrik gratis bagi rakyat miskin, memperbaiki 1.270 unit rumah tidak layak huni (rutilahu), dan mendirikan 12 sekolah baru beserta 764 ruang kelas baru serta 150 ruang kelas hasil perbaikan.

Program sosial juga menyentuh sektor paling dasar. Hampir satu juta warga Jabar kini terdaftar sebagai penerima asuransi ketenagakerjaan, mulai dari ojek online, asisten rumah tangga, petani, nelayan, buruh bangunan, hingga kuli panggul di pasar. Selain itu, 3.500 anak dari keluarga miskin mendapat beasiswa berupa seragam dan biaya sekolah gratis.

Dedi Mulyadi menyebut capaian itu lahir dari keberanian melakukan realokasi anggaran besar-besaran, memindahkan belanja yang tak berdampak langsung menjadi belanja publik yang konkret. Hal itu disampaikan Dedi kepada Pemimpin Redaksi detikcom Alfito Deannova Ginting dalam program Jejak Pradana, beberapa waktu lalu.

"Yang pertama bisa dilihat dari progres pembangunan. Di Jawa Barat melakukan realokasi anggaran, memindahkan belanja-belanja yang dianggap tidak penting menjadi belanja kebutuhan publik," ujar KDM, sapaannya.




(bba/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork