Musibah melanda sebuah kios gorengan ternama di Kota Bandung, yakni Gorengan Cendana. Kios gorengan ini mengalami kebakaran. Kebakaran ini diduga karena kebocoran gas LPG.
Dari informasi yang diterima detikJabar, kejadian ini terjadi di Jalan Bengawan No.56, RT. 01 RW. 04, Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Sabtu (1/3) kemarin sekitar Pukul 16.45 WIB.
"Obyek terbakar rumah bagian depan yang di jadikan kios Gorengan Cendana," kata Kepala UPT Barat Diskar PB Kota Bandung Asep Mulyono dalam keterangannya, Minggu (2/3/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asep mengungkapkan, dari keterangan saksi bernama Yuli selaku pengelola Gorengan Cendana, pada saat sedang melakukan proses penggorengan gorengan, tiba-tiba muncul api dari tabung gas dan langsung mengeluarkan api dan menyambar benda-benda di sekitar kios gorengan dan langsung membesar.
"Pegawai yang sedang menggoreng kemudian melakukan pemadaman pada bagian yang terbakar menggunakan alat dan air seadanya, warga yang ada di sekitar lokasi segera menghubungi Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung melalui nomor darurat Emergency Call 022-113," ungkap Asep.
Dalam kejadian ini, enam unit kendaraan Diskar PB Kota Bandung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Penanganan kebakaran ini berlangsung sekitar 1 jam.
"Pada saat tiba api masih besar, petugas langsung melakukan pemadaman dan penyekatan di sekitar objek yang terbakar agar tidak terjadi perambatan kemudian melakukan pendinginan pada area kios yang terbakar dan dilanjutkan pengecekan untuk memastikan rumah bagian depan dinyatakan aman," jelasnya.
Diduga, penyebab kebakaran ini karena gas bocor. "Penyebab kejadian belum diketahui, diduga dari tabung gas yang bocor pada saat sedang melakukan proses penggorengan gorengan," ujarnya.
Dari luas keseluruhan rumah 800 meter persegi, 70 meter persegi di antaranya yang digunakan sebagai kios gorengan hangus dilalap si jago merah.
"Kisaran kerugian belum diketahui, jiwa yang terselamatkan 6 orang pegawai dan 4 orang penghuni rumah," terangnya.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini," pungkasnya.
(wip/dir)