Tiga warga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dilaporkan tewas diduga usai menenggak minuman keras. Mereka merupakan warga Desa Jemaras Kidul, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJabar, ketiga warga yang meninggal itu sempat pesta minuman keras pada malam tahun baru. Sehari setelahnya, dua dari ke tiga warga tersebut mengeluh sakit. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit yang ada di Kabupaten Cirebon, namun nyawa kedua warga itu tidak tertolong. Mereka meninggal dunia pada Selasa (2/1) malam.
Hal serupa juga dialami oleh satu warga lainnya yang ikut mengonsumsi minuman keras pada malam pergantian tahun. Pada Rabu (3/1), satu orang warga itu juga meninggal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Klangenan Resor Kota (Polresta) Cirebon, AKP Ngatidja membenarkan adanya kejadian itu. Hanya saja, saat ini ia belum bisa memastikan penyebab dari kematian tiga warga tersebut.
"Kami baru menerima laporan semalam tentang adanya warga di Desa Jemaras Kidul yang meninggal dunia. Masalah diduga akibat miras atau bukan, saat ini kami masih melakukan penyelidikan," kata Ngatidja, Rabu (3/1/2024).
"Untuk yang semalam itu sekitar pukul 23.00 WIB itu ada dua orang (yang meninggal). Cuma siang ini, bertambah lagi satu orang," kata dia menambahkan.
Saat ini, kata Ngatidja, pihaknya masih terus melakukan serangkaian penyelidikan terkait kejadian tersebut. Sejauh ini, sudah ada beberapa orang saksi yang telah dimintai keterangan.
Selain itu, polisi juga telah menyita barang bukti berupa botol kosong yang diduga bekas berisi minuman keras yang dikonsumsi oleh ke tiga warga yang meninggal dunia. "Kita sempat mengamankan botol kosong. Kondisinya sudah tidak ada isinya sama sekali. Jadi kondisinya sudah kosong," kata Ngatidja.
Ngatidja menambahkan, berdasarkan keterangan dari para saksi diketahui ke tiga warga yang meninggal itu sempat mengkonsumsi minum-minuman keras pada momen malam tahun baru. "Berdasarkan informasi yang ada, mereka itu minum-minuman pada malam tahun baru. Dan berdasarkan informasi ada, yang minum-minuman hanya mereka bertiga," kata Ngatidja.
"Sampai saat ini kami masih melakukan serangkaian penyelidikan. Sampai saat ini juga masih dilakukan pemeriksaan saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut. Sehingga diharapkan pemeriksaan ini akan membuat titik terang tentang penyebab mengapa ke tiga warga ini meninggal dunia," kata dia.











































