Satu dari dua nelayan yang terjatuh di perairan Indramayu, Jawa Barat berhasil selamat. Bermodal plastik bungkus cumi, korban menepi ke pelampung mercusuar sebelum diselamatkan nelayan lain.
9 Kru Kapal Motor Bahari Nusantara 1 terlihat masih berada di pos Polairud Polres Indramayu. Mereka menunggu proses pencarian Anang Wahyu Perdana (30) yang kini belum ditemukan.
Sementara, Aris Catur Hadian (20) masih terlihat syok setelah sempat terjatuh dari kapal pada Jumat (6/1) di perairan Karangsong Indramayu. Ia berhasil selamat setelah memakai plastik bungkus ikan dan berpegang pelampung mercusuar di tengah laut sebelum ditemukan nelayan.
"Hanya pakai pelampung cumi, jam 9an, terus ada yang nemuin nelayan Karangsong di sekitar mercusuar," kata Nahkoda KM Bahari Nusantara I, Agus (37) saat ditemui detikJabar, Minggu (9/1/2023).
Agus bercerita, bahwa perjalanan menuju laut Jawa itu berjalan lancar. Bahkan, dipastikan 8 kru lengkap setelah berlindung di muara sungai Karangsong dari gelombang laut.
Namun, selama 2 jam perjalanan di sekitar perairan wilayah Tiris Indramayu, Agus mendapat kabar bahwa dua abk yakni Aris Catur Hadian (20) dan Abang Wahyu Perdana (30). Sehingga, ia memutuskan untuk memutar arah menyusuri titik awal.
"Sebenarnya kita bertolak dari Muara Angke pada 25 November kemarin, tapi karena gelombang tinggi, kita berlindung dulu di Karangsong. Pas berangkat baru 2 jam, dua orang jatuh," kata Agus.
Selain itu, ia juga menghubungi petugas di Karangsong untuk meminta bantuan jika menemukan nelayan di tengah laut. Dan untungnya Aris dikabarkan sudah berhasil diselamatkan.
"Pas kita lagi cari cari, ada kabar bahwa Aris sudah ada di darat. Tapi kita tetap cari kakaknya Aris itu karena belum ketemu," jelasnya.
Sebagai penanggung jawab di kapal, Agus mengaku peristiwa ini baru ia alami sejak 3 tahun menjadi Nahkoda. Sebelumnya, ia dan kapal cuminya pun tidak pernah mendapat kendala.
Bahkan, sebelum korban terjatuh, para abk terlihat antusias dan menyiapkan berbagai peralatan untuk mencari cumi di lautan Jawa.
"Sebenarnya tidak ada apa-apa awal berangkat biasa aja. Bahkan, kita sampai nyiapin pancingan," katanya.
Agus dan abk lainya berharap agar korban segera ditemukan.
Halaman Selanjutnya Terkendala Cuaca
(yum/yum)