[Cek Fakta] Air Laut Pangandaran Surut gegara Gempa Cianjur

[Cek Fakta] Air Laut Pangandaran Surut gegara Gempa Cianjur

Aldi Nur Fadilah - detikJabar
Kamis, 24 Nov 2022 11:15 WIB
Tangkapan layar pribadi video hoax di TikTok
Tangkapan layar pribadi video hoax di TikTok (Foto: Istimewa)
Pangandaran -

Beredar di media sosial pantai Pangandaran diklaim airnya surut setelah gempa bumi Cianjur. Video yang diunggah pada Selasa (22/11/2022) oleh akun TikTok 89Tv_official_real berdurasi 17 detik ini ditonton 4 juta orang viral.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mengecam adanya video hoax yang beredar di TikTok yang bisa merugikan pariwisata Pangandaran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangandaran Kustiman mengatakan pihaknya, tidak menerima laporan adanya air laut surut dua hari ke belakang.


"Saya nyatakan video yang beredar di TikTok itu hoax," katanya kepada detikJabar, Kamis (24/11/2022).

Kustiman menyayangkan ada oknum yang tidak bertanggung jawab atas video yang diunggah di medsos. "Apalagi ini mengklaim bahwa kejadian tersebut berlokasi di Pangandaran, semuanya bisa merugikan berbagai pihak," katanya.

Pantauan detikJabar pada Kamis (24/11) suasana pantai Pangandaran masih didatangi wisatawan. Sejumlah wisatawan masih melakukan aktivitas berenang dan kegiatan lainnya.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan air laut di pantai Pangandaran surut usai gempa Cianjur beredar di TikTok bukan informasi yang benar.

"Dalam video tersebut warna pasirnya putih, sedangkan Pantai Barat Pangandaran pasirnya warna hitam," kata Jeje.

Dia mengatakan agar wisatawan yang akan berkunjung ke objek wisata Pangandaran melihat informasi dari media terpercaya. "Harus selalu cek kondisi ke media terpercaya. Jangan sampai mudah kena hoax," ucapnya.

Jeje berharap orang yang mengedarkan video hoax dan tidak bertanggung jawab bisa bertanggung jawab atas perlakuannya.

"Kami sudah klarifikasi melalui media sosial resmi pemkab Pangandaran," ucapnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Jabar Saber Hoax bahwa video yang beredar tersebut terjadi di Pantai Sampur Bangka Belitung.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Mikron Antariksa mengatakan terkait air laut surut di perairan Kabupaten Bangka Tengah pada Rabu (12/10/2022), dipengaruhi fenomena pasang surut yang biasa, terlebih gaya tarik bulan (full moon pada 10 hingga 12 Oktober 2022) yang besar menyebabkan air surut sampai jauh.

(yum/yum)